Penilaian P2L dan P2B, Tim Polres Pasangkayu Tinjau Pekarangan Produktif di Sarudu dan Baras

Pasangkayu – Program ketahanan pangan terus diperkuat jajaran Polres Pasangkayu melalui pelaksanaan Penilaian Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang memasuki hari kedua, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan penilaian dipimpin langsung oleh Wakapolres Pasangkayu Kompol Agussalim Arsyad bersama tim penilai lomba yang terdiri dari Kasat Binmas AKP Ludyanto, Kasat Lantas IPTU Karina Rara Ayu, Kasubbag Binkar Bag SDM IPTU Suardi, Ps. Paur Subbag Dalpers Bag SDM AIPTU Ali Habibi serta Ps. Kasubsi PIDM Si Humas AIPDA Mulwan Takdir.

Pada hari kedua pelaksanaan penilaian, tim menyambangi dua wilayah hukum yakni Polsek Sarudu dan Polsek Baras untuk melihat langsung pemanfaatan pekarangan produktif yang dikelola personel kepolisian bersama masyarakat.

Penilaian

Di wilayah hukum Polsek Sarudu, kegiatan penilaian dipusatkan di Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Polsek Sarudu yang berada di Dusun Panca Marga, Desa Bulumario, Kecamatan Sarudu. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Sarudu IPTU Sofian Safrudin, Waka Polsek Sarudu IPDA Muslim, Kepala Desa Bulumario Alwi S. Farm beserta staf, Ketua BPD Bulumario Ahmadi, personel Polsek Sarudu dan perwakilan masyarakat setempat.

Berbagai tanaman produktif menjadi sasaran penilaian, di antaranya tanaman lombok, terong, kacang panjang, tomat, cemangi, kelor, kunyit hingga kolam ikan nila. Selain itu, tim juga melakukan peninjauan pada lahan pangan bergizi milik warga yang ditanami lombok, terong, kangkung, pepaya, bayam serta kolam budidaya ikan nila, gurami dan bawal.

BACA JUGA  Kedapatan Bawa Sabu, Satresnarkoba Polres Majene Ciduk Seorang Pria di Daerah Pappota

Sementara itu, di wilayah hukum Polsek Baras, tim penilai mengunjungi Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Polsek Baras dan lokasi ketahanan pangan di Desa Balanti, Kecamatan Baras. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Baras IPTU Fantri Alfaisar, personel Polsek Baras, Kepala Desa Balanti beserta staf desa.

Adapun tanaman yang menjadi objek penilaian meliputi tanaman lombok, terong, kangkung, pepaya, bayam, tomat serta kolam ikan nila yang dikelola secara mandiri dan berkelanjutan.

Wakapolres Pasangkayu Kompol Agussalim Arsyad mengatakan bahwa kegiatan penilaian ini bukan sekadar perlombaan, namun menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional serta upaya mendorong masyarakat agar lebih aktif memanfaatkan lahan pekarangan menjadi sumber pangan sehat dan bergizi.

BACA JUGA  Polsek Sarudu Kawal Program MBG, Lawan Stunting Sejak Dini

“Melalui kegiatan P2L dan P2B ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi pekarangan produktif yang bernilai ekonomi dan mampu menunjang kebutuhan pangan keluarga,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi sinergitas antara personel kepolisian, pemerintah desa dan masyarakat yang telah bersama-sama menghadirkan pekarangan produktif sebagai langkah nyata mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Pasangkayu.

Sumber Berita: Humas Polres Pasangkayu
Editor: Sadiman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news