Mamuju Tengah, toBagoes Sulbar – Kehadiran Kapolres baru di Mamuju Tengah tentu membawa harapan baru. Namun, kami dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju Tengah menegaskan sejak awal: tugas berat menanti, dan kami akan mengawal setiap langkah.
Sejumlah persoalan hukum yang masih berkarat harus segera dituntaskan, di antaranya:
– Pungutan liar di sektor niaga
– Penyalahgunaan BBM subsidi
– Kasus SR
– Pembalakan kawasan hutan
– Dan berbagai kasus lain yang merugikan masyarakat
Kami tidak ingin Kapolres baru hanya pandai beretorika atau sibuk membangun citra. Mamuju Tengah membutuhkan pemimpin kepolisian yang bekerja nyata, berkomitmen, dan berani mengambil langkah tegas.
HMI Mamuju Tengah akan terus mengawasi kinerja Kapolres. Jika dalam beberapa bulan ke depan tidak terlihat progres serius, kami akan mendesak Kapolda Sulbar dan Mabes Polri melalui Pengurus Besar HMI di Jakarta, ujar Taufik, Senin (13/7/2026).
Kami hadir bukan untuk sekadar menyambut, tetapi untuk memastikan penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya. Kapolres baru harus menghitung kehadiran kami sebagai mitra kritis, karena Mamuju Tengah tidak boleh lagi dibiarkan tenggelam dalam praktik-praktik yang merugikan rakyat.
(**)

