Jakarta – Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, melontarkan kritik keras terhadap kinerja aparat kejaksaan. Ia mendesak Jaksa Agung RI bertindak tegas menertibkan oknum jaksa yang dinilai tidak profesional.
Rahmad menyoroti dugaan praktik “permainan” di tingkat bawah yang dinilai mencederai semangat penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Ia menegaskan, ketegasan pimpinan menjadi kunci untuk memulihkan integritas institusi.
“Jangan hanya keras di atas, tapi lemah di bawah. Jaksa Agung harus berani bersih-bersih internal. Kalau ada oknum jaksa yang bermain, sikat tanpa kompromi,” tegasnya, Senin (6/4/2026).
Menurutnya, lemahnya pengawasan internal membuka peluang penyalahgunaan kewenangan. Dampaknya, proses hukum berpotensi tidak objektif dan pelayanan kepada masyarakat menjadi terganggu.
Rahmad mengingatkan, kondisi ini bisa meruntuhkan kepercayaan publik terhadap kejaksaan sebagai garda terdepan penegakan hukum. Ia menilai, penegakan hukum tidak boleh dijadikan alat kepentingan tertentu.
“Jika dibiarkan, ini bukan hanya merusak institusi, tapi juga mencederai rasa keadilan masyarakat,” ujarnya.
Ia pun mendesak evaluasi menyeluruh serta penindakan tegas terhadap setiap pelanggaran tanpa pandang jabatan. Menurutnya, tidak boleh ada aparat penegak hukum yang kebal hukum.
“Tidak boleh ada jaksa kebal hukum. Bersihkan sekarang, atau kepercayaan publik akan terus runtuh,” pungkas Rahmad.
Sumber Berita: Tim
Editor: Sadiman


