Polsek Baras Sigap Datangi TKP Kebakaran di Bulutaba, Uang Rp500 Juta Ikut Hangus

Pasangkayu, toBagoes Sulbar – Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Baras bergerak cepat mendatangi lokasi kebakaran rumah yang terjadi di Dusun Barubu, Desa Lilimori, Kecamatan Bulutaba, Kabupaten Pasangkayu, Kamis (21/5/2026) malam sekitar pukul 19.45 WITA.

Kehadiran personel kepolisian di lokasi kejadian kebakaran merupakan bentuk respon cepat dalam memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat yang tertimpa musibah.
BACA JUGA  Respons Cepat Aparat! Keluarga Korban Pengeroyokan di Pati Apresiasi Peran Tubagus Rahmad Sukendar

Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kapolsek Baras IPTU Fantri Alfaisar menjelaskan bahwa pihak kepolisian langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan pengecekan sekaligus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi terkait peristiwa kebakaran tersebut.

Rumah yang terbakar diketahui milik I Wayan Jajar (70), seorang petani warga Dusun Barubu, Desa Lilimori, Kecamatan Bulutaba. Dalam proses penyelidikan awal, polisi turut meminta keterangan dari anak korban, I Nengah Suarma (47), serta istri korban, Ni Wayan Lendri (60).

BACA JUGA  Selesaikan Masalah Dengan Problem Solving, Bhabinkamtibmas Polsek Pasangkayu Mediasi Warganya

Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.20 WITA. Saat itu korban bersama istrinya sedang beristirahat di dalam kamar dan tiba-tiba merasakan hawa panas dari dalam rumah. Keduanya kemudian bergegas keluar rumah. Bersamaan dengan itu, anak korban melihat api sudah muncul dari bagian bawah atap rumah dan dengan cepat membesar melalap bangunan.

Api diduga berasal dari bagian plafon rumah yang masih menggunakan anyaman bambu. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik.

BACA JUGA  Antisipasi Beras Oplosan, Unit Tipidter Polres Pasangkayu Sidak Sejumlah Alfa Midi

Dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp600 juta. Kerugian tersebut meliputi uang tunai sekitar Rp500 juta yang disimpan korban di dalam rumah dari hasil kebun, dua unit mesin semprot pertanian, mesin sensor, perabot rumah tangga, serta bangunan rumah yang ikut hangus terbakar.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Pasangkayu. Karena jarak tempuh yang cukup jauh, armada pemadam baru tiba sekitar pukul 20.10 WITA.

BACA JUGA  Awas! Polres Mamasa Resmi Mulai Operasi Zebra Marano 2025

Kapolsek Baras IPTU Fantri Alfaisar mengatakan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat saat terjadi musibah merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan Polri kepada warga binaan. Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berada di rumah maupun ketika meninggalkan rumah.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan kompor dalam keadaan mati, memeriksa instalasi listrik yang sudah tidak layak, serta mematikan aliran listrik yang tidak digunakan guna mencegah terjadinya kebakaran,” ujarnya.

BACA JUGA  Dalam Upaya Menjaga Situasi Keamanan Masyarakat Yang Sedang Beribadah Polsek Mamasa Laksanakan Pengamanan di Beberapa Gereja Mamasa

Saat ini situasi di lokasi kejadian telah aman dan kondusif, sementara pihak kepolisian masih melakukan pendataan terkait dampak kerugian akibat kebakaran tersebut.

Sumber Berita: Humas Polres Pasangkayu
Editor: Sadiman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news