Ketum BPI KPNPA RI Rahmad Sukendar: Menkopolhukam Mandul, BIN Gagal Baca Situasi

Jakarta, toBagoes Sulbar – Gelombang aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di berbagai daerah menuai kritik pedas dari Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar. Ia menuding Menkopolhukam gagal total menjalankan fungsi koordinasi, sementara Badan Intelijen Negara (BIN) dinilai kecolongan dalam deteksi dini.

“Seharusnya Menkopolhukam hadir di lapangan, memberi dukungan kepada aparat penegak hukum sekaligus menenangkan masyarakat. Faktanya, beliau justru menghilang, sampai Presiden sendiri yang turun tangan,” tegas Rahmad, Selasa (2/9/25).
BACA JUGA  BPI KPNPA RI Apresiasi Kejari Rokan Hulu Bongkar Korupsi Pupuk Bersubsidi Rp25,8 Miliar

Menurutnya, kondisi ini mencerminkan mandulnya peran Menkopolhukam. “Tidak ada komunikasi pejabat Polkam turun ke lapangan. Baru setelah Presiden dan Menhan hadir, barulah Budi Gunawan tampil,” ujarnya dengan nada kecewa.

Rahmad juga menyorot keras kegagalan BIN dalam membaca situasi. Ia menilai, kerusuhan mestinya bisa dicegah apabila intelijen bekerja secara maksimal.

BACA JUGA  Korupsi Alih Fungsi Lahan Situ Jakung, Rahmad Sukendar Warning Kajati Banten

“Kepala BIN harus dievaluasi. Sebelum aksi besar-besaran meletus dan berujung anarkis, BIN seharusnya bisa membaca potensi konflik. Nyatanya, semua kecolongan,” tandasnya.

Lebih jauh, Rahmad mendesak pemerintah segera membatalkan kebijakan yang dianggap memicu kemarahan publik. Ia mengingatkan, rakyat menanti solusi nyata, bukan pejabat yang hanya berdiam diri.

BACA JUGA  Akhiri Hidup Tragis: Polsek Matangnga Turun Tangan Tangani Kasus Gantung Diri

“Jangan sampai negara ini dibiarkan terbakar oleh ulah segelintir orang, hanya karena pejabat tinggi tak peka terhadap penderitaan masyarakat,” pungkasnya.

Sumber Berita: Tim Redaksi
Editor: Sadiman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news