Majene, toBagoes Sulbar – Semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat nyata di wilayah Kodim 1401/Majene. Puluhan warga bersama personel TNI bergotong royong melanjutkan percepatan pembangunan Jembatan Gantung Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter di Desa Adolang Dhua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Rabu (15/7/2026).
Pengerjaan jembatan terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Saat ini, fokus pembangunan diarahkan pada penyelesaian fondasi utama yang menjadi bagian paling penting dalam menopang keseluruhan konstruksi. Berbagai pekerjaan seperti pengecoran dudukan tiang pilon, pemasangan angkur, dan penyusunan batu pondasi dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan kualitas.
Di lokasi pembangunan, personel Kodim 1401/Majene bersama masyarakat tampak saling berbagi peran. Ada yang mengangkut material menggunakan gerobak sorong, menyiapkan campuran material, hingga merapikan area fondasi. Suasana gotong royong yang terjalin membuat pekerjaan berlangsung lebih cepat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Babinsa Desa Adolang Dhua Koramil 1401-02/Pamboang, Sertu Muh. Yusuf, mengatakan keberhasilan pembangunan jembatan tidak terlepas dari antusiasme warga yang setiap hari ikut terlibat dalam proses pengerjaan. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin menjadi energi positif untuk menyelesaikan pembangunan sesuai target.
“Kami hadir di sini bukan hanya untuk mendampingi dan mengawasi jalannya teknis pembangunan, tetapi juga untuk menjaga agar semangat gotong royong ini tetap hidup. Fondasi jembatan ini dibangun dari kekompakan kita bersama, dan kami optimistis pengerjaan akan selesai tepat waktu demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Sertu Muh. Yusuf.
Apabila rampung, Jembatan Gantung Garuda akan menjadi akses penting bagi masyarakat Desa Adolang Dhua. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar aktivitas sehari-hari, mempermudah distribusi hasil pertanian, mempercepat akses anak-anak menuju sekolah, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Sumber Berita: PEN KOREM 142/TATAG
Editor: Sadiman


