spot_img

Terungkap Identitas Asli Bjorka Sulut! Pemuda 22 Tahun yang Gegerkan Dunia Maya

Minahasa, toBagoes Sulbar – Penangkapan Hacker Bjorka dilalui proses panjang. Tim Cyber Polda Metro Jaya ikut meminta bantuan Tim Resmob Polda Sulut, untuk meringkus WFT (22), warga Lawangirung, Wenang, Kota Manado di wilayah Desa Totolan, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Penangkapan WFT muncul pro dan kontra di antara netizen. Banyak yang meragukan WFT adalah sosok Hacker Bjorka. Padahal, informasi dirangkum Media Tobagoes.com, penyelidikan berlangsung kurang lebih enam bulan sejak ada laporan polisi di Polda Metro Jaya pada 16 April 2025 terkait dugaan pencurian data nasabah salah satu bank.
BACA JUGA  Dugaan Pencurian Kakao, Terduga Pelaku Babak Belur Diamuk Massa

Bank tersebut melapor karena akun @bjorkanesiaa yang dikendalikan WFT, menampilkan data 4,9 juta nasabah mereka serta mengirimkan pesan bernada ancaman pemerasan.

Penyelidikan pun bergulir. Tepat bulan September, polisi berhasil melacak posisi Hacker Bjorka. Penyidik Polda Metro Jaya langsung terbang ke Sulut, diback up Tim Resmob Polda Sulut bergerak ke wilayah Minahasa.

BACA JUGA  Stop Kriminalisasi! Rahmad Sukendar Serukan Dukungan Moril untuk Anggota Polri

Meski sudah berada di wilayah Minahasa, posisi pasti Hacker Bjorka sempat sulit dilacak, hingga pada akhirnya WFT berhasil dibekuk penyidik Cyber Polda Metro Jaya dan Resmob Polda Sulut pada tanggal 23 September di Desa Totolan, Kecamatan Kakas Barat, Minahasa.

Kini Hacker Bjorka telah dibawa petugas ke Polda Metro Jaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

BACA JUGA  Kapolres Polman Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polres Polman Periode 1 Juli 2025

Pelaku kita ini bermain di dark web tersebut, di mana di dark web tersebut yang bersangkutan sudah mulai mengeksplore sejak tahun 2020,” ungkap Wakil Direktur Siber Direktorat Siber Polda Metro Jaya AKBP Fian Yunus kepada wartawan, Kamis (2/10/2025)

Yang bersangkutan ini bukan ahli IT. Jadi hanya orang yang tidak lulus SMK. Namun sehari-hari secara otodidak dia selalu mempelajari IT dan melalui komunitas-komunitas media sosial,” ungkapnya.

(MICHAEL HONTONG)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news