spot_img

Skandal Jembatan Rp3 Miliar DBH Sawit Kayu Calla: CV. RAIFI Dituding Asal Kerja

Mamuju Tengah, toBagoes Sulbar – Warga Dusun Kayu Calla, Desa Karossa, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, resah akibat kondisi jembatan utama yang rusak parah meski baru dibangun kurang dari setahun. Jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses vital warga untuk mengangkut hasil pertanian, namun hingga kini belum mendapat perhatian serius dari pihak terkait.

Pada Selasa (23/9/2025), laporan awal datang dari seorang warga bernama Opik, yang langsung menyampaikan keresahan masyarakat kepada Sahaluddin, anggota BPD setempat. Menindaklanjuti aduan itu, Sahaluddin segera meninjau jembatan di Dusun Kayu Calla dan mendapati bahwa kondisinya memang benar-benar rusak sebagaimana dikeluhkan warga.
BACA JUGA  Kapolsek Tinambung Hadiri Panen Raya Jagung Gugus Tugas Polri Guna Mendukung Ketahanan Pangan Nasional Tahun 2025

Menurut Sahaluddin, dirinya sempat berencana melaporkan hal tersebut kepada Kepala Desa Karossa. Namun, Sekretaris Desa lebih dulu menyampaikan bahwa permasalahan jembatan sudah pernah dilaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Ironisnya, hingga saat ini tidak ada satupun pihak dinas yang turun memeriksa kondisi jembatan tersebut.

BACA JUGA  Lubang Mengintai Nyawa: Polsek Malunda Ingatkan Bahaya di Jalur Trans Sulawesi

“Kami sangat khawatir, jangan sampai saat kami melintas membawa hasil pertanian jembatan ini tiba-tiba roboh dan mencelakakan warga,” ungkap salah satu masyarakat.

Mereka juga mempertanyakan kualitas pembangunan, sebab dengan anggaran hampir Rp3 miliar yang bersumber dari DBH Sawit (Dana Bagi Hasil Perkebunan Kelapa Sawit), jembatan tersebut sudah mengalami kerusakan sebelum genap setahun.

BACA JUGA  Polsek Tinambung dan BNNK Polman Satukan Langkah Perang Melawan Narkoba

Proyek pembangunan jembatan itu diketahui dilaksanakan oleh CV. Raifi, namun hasil pekerjaannya kini menuai sorotan tajam. Warga menilai kualitas pengerjaan sangat buruk dan meminta pertanggungjawaban dari pihak pelaksana maupun dinas terkait.

Sebagai wakil masyarakat, Sahaluddin menegaskan akan terus menyuarakan keresahan warga.

BACA JUGA  Skandal Mafia Solar dan Tambang Emas Ilegal Sekadau, Warga: Janji Kapolda Kalbar Dipertanyakan

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan sebelum ada korban jiwa akibat kelalaian ini,” tegasnya.

Warga mendesak Dinas PU dan pelaksana proyek segera bertanggung jawab memperbaiki jembatan penghubung Kayu Calla dan Kadaila sebelum terjadi bencana yang lebih besar.

Sumber Berita: Ogut
Editor: Sadiman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news