spot_img

Sinyal Bahaya Birokrasi: Ketua SMM Desak Bupati Mamasa Copot Kepala BKPP

Mamasa, toBagoes SulbarSinergi Muda Mamasa (SMM) mengeluarkan pernyataan tegas yang mengguncang ruang publik Mamasa. Organisasi kepemudaan tersebut mendesak Bupati Mamasa Welem Sambolangi, S.E., M.M., agar segera mencopot Basok, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mamasa, karena dinilai gagal menunjukkan sikap pelayanan publik dan etika komunikasi yang semestinya melekat pada seorang pejabat negara.

Ketua Harian SMM, Ryan Mewa’, menyampaikan bahwa SMM sangat kecewa atas sikap Basok yang disebut sulit dihubungi, meski dalam urusan penting yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik. Menurut SMM, hal tersebut mencerminkan buruknya tata kelola komunikasi birokrasi dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

“Ini era digital, era keterbukaan. Pejabat seharusnya makin mudah diakses, bukan makin sulit dicari. Basok justru sebaliknya—tidak responsif dan terkesan tidak peduli. Ini bukan lagi sebatas kelalaian, tapi ketidakpekaan terhadap pelayanan publik,” tegas Ryan Sabtu (15/11/2025).

BACA JUGA  Cahaya 1000 Lilin di Mamasa Jadi Saksi Deklarasi Damai untuk Indonesia

SMM menilai bahwa seorang pejabat publik wajib menunjukkan keterhubungan dengan masyarakat. Sikap sulit dihubungi, menurut mereka, adalah bentuk pengingkaran terhadap prinsip dasar bahwa pejabat adalah pelayan rakyat, bukan figur yang boleh membatasi diri dari kepentingan publik.

“Masyarakat membayar gaji pejabat lewat pajak. Pejabat itu bekerja untuk rakyat. Jadi tidak layak jika seorang kepala BKPP justru menjaga jarak dan tidak bisa diakses. Jika fungsi komunikasinya saja gagal, bagaimana mungkin mengelola urusan kepegawaian?” sambung Ryan.

SMM mengingatkan bahwa krisis komunikasi pejabat berdampak langsung pada menurunnya kualitas pelayanan publik di Mamasa. Terlebih, BKPP merupakan instansi strategis yang menangani urusan kepegawaian, mutasi, pengembangan SDM, serta nasib ribuan ASN di daerah.

BACA JUGA  Bupati Mamasa Pastikan Hasil Job Fit ASN Murni Tanpa “Titip-Titipan”

Menurut SMM, desakan ini bukan reaksi spontan, melainkan hasil dari akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap apa yang mereka nilai sebagai sikap tidak profesional dari Basok dalam menjalankan tugasnya.

Ryan Mewa’ menegaskan bahwa SMM akan terus memantau perkembangan isu ini, dan tidak menutup kemungkinan melakukan langkah lanjutan jika Bupati Mamasa tidak segera memberikan respons dan tindakan konkret.

“Kami akan mengawal isu ini. Jika tidak ada tindakan tegas dari Bupati Mamasa, kami siap menempuh langkah-langkah berikutnya demi memulihkan marwah pelayanan publik,” tutup Ryan.

Sumber Berita: Riki
Editor: Sadiman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news