Mamuju, toBagoes Sulbar – Rumah Sakit Bhayangkara Mamuju, Polda Sulawesi Barat, terdampak banjir rob yang melanda wilayah pesisir Kota Mamuju, Kamis (6/11/2025) sore.
Menyikapi situasi tersebut, Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Bhayangkara Mamuju, IPTU dr. Andi Iqbal Iskandar, Sp.FM, bergerak cepat melakukan koordinasi langsung dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V Mamuju guna menindaklanjuti langkah-langkah penanganan darurat di area terdampak.
Banjir rob terjadi akibat pasang air laut tinggi yang menggenangi sebagian area rumah sakit dan lingkungan sekitarnya. Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari pihak manajemen RS Bhayangkara karena berpotensi mengganggu aktivitas pelayanan medis bagi masyarakat.
“Kami telah berkoordinasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai Sulawesi V Mamuju. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk mengatasi dampak banjir rob agar tidak mengganggu aktivitas pelayanan kesehatan,” ujar dr. Andi Iqbal, Kamis malam.
Sebagai langkah tanggap darurat, BWS Sulawesi V Mamuju langsung menindaklanjuti hasil koordinasi tersebut dengan menyiapkan pemasangan geobag di area terdampak pada Jumat (7/11/2025). Upaya ini dilakukan untuk memperkuat tanggul sementara serta menahan limpasan air laut agar tidak kembali masuk ke kawasan rumah sakit.
Pihak manajemen RS Bhayangkara juga akan melakukan langkah serupa di sisi barat area rumah sakit sebagai bentuk sinergi penanganan bencana berbasis koordinasi antarinstansi.
Meski sebagian area tergenang, pelayanan medis di RS Bhayangkara Mamuju tetap berjalan seperti biasa. Karumkit memastikan seluruh tenaga kesehatan tetap siaga, dan kegiatan pelayanan pasien tidak terganggu.
“Kami tetap memberikan pelayanan seperti biasa. Dengan bantuan BWS dan dukungan semua pihak, kami optimis kondisi akan segera terkendali,” tegas dr. Andi Iqbal.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas respon cepat BWS Sulawesi V Mamuju serta dukungan berbagai pihak yang turut membantu pengendalian banjir rob tersebut.
Banjir rob yang melanda wilayah pesisir Mamuju kali ini menjadi pengingat pentingnya antisipasi dan mitigasi bencana pesisir di tengah perubahan cuaca ekstrem dan naiknya muka air laut yang makin sering terjadi di wilayah Sulawesi Barat.
RS Bhayangkara Mamuju bersama instansi teknis seperti BWS Sulawesi V berkomitmen menjaga fasilitas pelayanan publik tetap aman, bersih, dan berfungsi optimal, terutama saat menghadapi ancaman bencana alam di kawasan pesisir.
Langkah cepat ini juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu mempercepat penanganan keadaan darurat tanpa mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat.
Sumber Berita: Humas Polda Sulbar
Editor: Sadiman


