Jakarta, toBagoes Sulbar – Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menegaskan bahwa keberhasilan reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sangat ditentukan oleh komitmen kuat terhadap transparansi di seluruh lini organisasi.
Menurut Rahmad, tanpa keterbukaan yang nyata, reformasi berisiko tidak berjalan efektif dan hanya menjadi wacana. Ia menilai transparansi harus diterapkan secara menyeluruh, mulai dari pengelolaan anggaran, proses rekrutmen, pendidikan kepolisian, jenjang karier, hingga penempatan jabatan.
“Yang utama itu transparansi—dari anggaran, rekrutmen, pendidikan, sekolah kepolisian, jenjang karier, sampai penempatan jabatan,” ujar Rahmad, Sabtu (6/12/2025).
Ia juga menyoroti masih adanya persoalan internal yang perlu dibenahi demi mewujudkan Polri yang lebih profesional, bersih, dan akuntabel. Rahmad menyebut perbaikan tata kelola dan kepemimpinan yang berintegritas menjadi faktor penting untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Selain itu, ia turut menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan anggota Polri di semua tingkatan, mulai dari tamtama hingga bintara. Menurutnya, kesejahteraan yang layak sejalan dengan tuntutan tugas dan tanggung jawab besar yang diemban aparat keamanan.
“Rakyat menunggu Polri yang bersih, profesional, dan adil. Reformasi tidak boleh hanya menjadi slogan,” tegasnya.
Rahmad pun mendorong pemerintah untuk memastikan arah reformasi Polri dijalankan secara nyata, konsisten, dan transparan, guna memperkuat kembali kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum tersebut.
Sumber Berita: Tim Redaksi
Editor: Sadiman


