Jakarta, toBagoes Sulbar – Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam memberantas korupsi. Menurutnya, marwah institusi Adhyaksa kini kembali tegak sebagai benteng terakhir rakyat dalam menegakkan hukum.
“Kami di BPI KPNPA RI memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kejaksaan Agung di bawah komando Jaksa Agung ST Burhanuddin. Banyak kasus korupsi besar berhasil diungkap, dan kinerjanya pantas mendapat dukungan dari seluruh masyarakat,” tegas Rahmad, Senin (25/8/2025).
Namun, ia menyoroti lemahnya kinerja kejaksaan di daerah yang dinilai tidak sejalan dengan pusat.
“Dari sekian banyak laporan korupsi yang kami serahkan, sebagian besar belum ditindaklanjuti secara serius. Ini bukti kejaksaan di daerah tidak mengikuti ketegasan Kejaksaan Agung. Jangan sampai hanya jadi pencitraan,” kritiknya.
Rahmad juga menegaskan bahwa publik menuntut adanya efek jera nyata terhadap koruptor.
“Jangan ada perlakuan istimewa. Pejabat tinggi, pengusaha, maupun siapa pun yang menggerogoti uang rakyat harus dihukum seberat-beratnya. Hukum harus tegas dan tidak pandang bulu,” ujarnya.
Menurutnya, kepemimpinan ST Burhanuddin telah membawa angin segar bagi penegakan hukum di Indonesia. “Beliau berhasil mengembalikan kepercayaan rakyat bahwa hukum bisa tegak dan adil. Ini sebuah prestasi besar yang harus diapresiasi,” tambahnya.
Rahmad menegaskan, BPI KPNPA RI akan terus mengawal setiap laporan masyarakat bersama Kejaksaan.
“Korupsi adalah musuh bersama. Kami siap berdiri di garis depan mendukung Kejaksaan agar Indonesia benar-benar bersih dari praktik busuk yang merugikan rakyat,” pungkasnya.
Sumber Berita: Tim Redaksi
Editor: Sadiman


