Pasangkayu, toBagoes Sulbar – Suasana duka menyelimuti Dusun Vovala, Desa Maponu, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Minggu (21/9/2025) sore. Ratusan warga bersama keluarga besar almarhumah Hijrah, korban peristiwa tragis pembunuhan di Desa Sarjo, larut dalam doa tahlilan malam pertama yang penuh keharuan.
Tangis pilu dan doa-doa yang dipanjatkan menghadirkan suasana khidmat. Kehadiran aparat kepolisian dari Polsek Bambalamotu, termasuk Bhabinkamtibmas Desa Randomayang dan Desa Maponu, menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam mendampingi masyarakat di masa duka.
Kapolres Pasangkayu, AKBP Joko Kusumadinata, melalui Kapolsek Bambalamotu IPTU Yauri Yusuf, menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas tragedi ini. Ia menegaskan bahwa Polri turut berempati dan berkomitmen memberikan pendampingan penuh, baik kepada keluarga maupun masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan kamtibmas agar masyarakat tetap menjaga persaudaraan, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang.
“Kebersamaan dan doa menjadi kekuatan kita melewati musibah ini,” ungkapnya.
Kehadiran polisi di tengah tahlilan memberi penguatan bagi keluarga almarhumah. Doa-doa yang mengalir tulus menjadi pengingat bahwa meski luka mendalam dirasakan, kebersamaan dan kepedulian dapat menjadi penopang di tengah musibah.
Sumber Berita: Humas Polres Pasangkayu
Editor: Sadiman


