Polewali Mandar, toBagoes Sulbar – Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah, serta lembaga keuangan, Kapolsek Campalagian IPTU H. Harifuddin, S.Sos., mewakili Kapolres Polewali Mandar, menghadiri kegiatan “Mattura’ Mangrove” yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Barat, bertempat di Pantai Babbatoa, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, pada Selasa (04/11/2025) pukul 10.00 WITA.
Kegiatan bertema “Gerakan Bersama Penanaman Mangrove untuk Menjaga Lingkungan” ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga ekosistem pesisir serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hutan mangrove sebagai benteng alami dari abrasi dan bencana lingkungan.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan instansi terkait, di antaranya Bupati Polewali Mandar yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Muh. Jumadil, ST., MAP, Deputi Bank Indonesia Perwakilan Sulbar, Erdi Fiat Gemilang, Camat Campalagian Sudirman, S.Sos., Danramil Campalagian Kapten Ardiansyah, serta Kepala Desa Lapeo Noor Irwandi.
Acara dibuka dengan sambutan dari MC, dilanjutkan sosialisasi pentingnya penanaman mangrove oleh perwakilan Bank Indonesia, Tarif Anwar. Kegiatan semakin khidmat dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa bersama.
Dalam sambutannya, Deputi Bank Indonesia Perwakilan Sulbar, Erdi Fiat Gemilang, menekankan bahwa kegiatan “Mattura’ Mangrove” bukan hanya agenda seremonial, tetapi merupakan langkah konkret dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir.
Selanjutnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Muh. Jumadil, ST., MAP secara resmi membuka kegiatan dan mengajak seluruh peserta agar menjadikan penanaman mangrove sebagai gerakan kolektif lintas sektor, bukan hanya kegiatan tahunan.
Sebagai perwakilan Polres Polman, Kapolsek Campalagian IPTU H. Harifuddin memberikan apresiasi tinggi kepada Bank Indonesia atas inisiatif dan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan pesisir.
“Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Hutan mangrove memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan alam, menahan abrasi pantai, dan melindungi kehidupan biota laut,” ujar IPTU Harifuddin.
Ia menambahkan, keterlibatan Polri dalam kegiatan lingkungan hidup adalah wujud nyata dari implementasi Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) yang tak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga hadir dalam pemberdayaan dan perlindungan lingkungan masyarakat.
“Penanaman mangrove bukan sekadar simbol, tapi investasi jangka panjang untuk kelestarian ekosistem dan kesejahteraan masyarakat pesisir,” tegas Kapolsek Campalagian.
Puncak kegiatan ditandai dengan penanaman mangrove secara serentak oleh seluruh peserta di area pesisir Pantai Babbatoa. Ratusan bibit mangrove ditanam di sepanjang garis pantai sebagai langkah konkret untuk memperkuat ekosistem laut sekaligus mengurangi risiko abrasi yang kian mengancam wilayah pesisir.
Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat Desa Lapeo, yang turut ambil bagian menanam dan berkomitmen untuk merawat bibit mangrove yang sudah ditanam agar dapat tumbuh optimal.
Kapolsek Campalagian juga menegaskan bahwa Polres Polman mendukung penuh berbagai program lingkungan hidup yang selaras dengan Gerakan Nasional Penanaman Pohon dan Mangrove yang digagas pemerintah pusat.
Melalui kegiatan ini, sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan lembaga keuangan seperti Bank Indonesia menjadi bukti nyata bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama demi keberlanjutan generasi mendatang.
“Kami berharap gerakan seperti Mattura’ Mangrove ini bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Polewali Mandar untuk turut menjaga alam dan lingkungan,” tutup IPTU Harifuddin.
Sumber Berita: Humas Polres Polman
Editor: Sadiman


