Majene, toBagoes Sulbar – Program TMMD ke-126 Kodim 1401/Majene kembali menghadirkan harapan baru bagi masyarakat desa. Sabtu (18/10/2025), Satgas TMMD bersama warga Desa Pamboborang, Kecamatan Banggae, bahu-membahu memasang pipanisasi “Manunggal Air” untuk memenuhi kebutuhan air pertanian — khususnya bagi petani bawang merah.
Medan perbukitan yang terjal tak menyurutkan semangat para prajurit dan warga. Sejak pagi, mereka memikul pipa-pipa panjang, menapaki jalan licin, dan bergotong royong memastikan aliran air dari sumber mata air sampai ke bak penampungan.
Langkah ini menjadi tahap krusial setelah pembangunan bak penampungan beberapa waktu lalu. Dengan tersambungnya aliran air, petani bawang merah di Pamboborang akan terbebas dari kesulitan air, terutama saat musim kemarau.
Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) TMMD, Kapten Inf Julius Embatau, menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Pemasangan pipa ini sangat penting untuk menunjang kebutuhan air para petani. Kami ingin memastikan distribusi air berjalan lancar sehingga mereka bisa terus produktif,” ujar Kapten Julius.
Ia menambahkan, pipanisasi ini tak hanya membawa manfaat jangka pendek, tapi juga akan menjadi pondasi kesejahteraan jangka panjang bagi masyarakat desa.
“Dengan adanya instalasi pipa dan pompa ini, masyarakat lebih mudah mendapatkan air. Ini akan berdampak besar terhadap peningkatan taraf hidup mereka,” tambahnya.
Program Pipanisasi Manunggal Air merupakan salah satu program unggulan Kasad dalam TMMD ke-126, yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk membangun infrastruktur dasar dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan.
“Program TMMD ini bukti bahwa TNI tidak hanya menjaga negara, tapi juga membangun desa. Kemanunggalan TNI dan rakyat nyata di lapangan,” tegas Kapten Julius.
Sumber Berita: Pen Korem 142/Tatag
Editor: Sadiman


