Mamuju, toBagoes Sulbar – Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan institusi Polri yang bersih, transparan, dan berintegritas tinggi, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sulawesi Barat terus menggencarkan sosialisasi Whistle Blowing System (WBS) sebagai langkah preventif terhadap praktik gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang di lingkungan internal kepolisian.
Kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan usai apel pagi, pada Kamis (13/11/2025), di mana personel Bid Propam aktif menyampaikan pentingnya pemahaman dan penerapan WBS kepada seluruh anggota Polri.
WBS merupakan mekanisme pelaporan internal yang memberi ruang bagi anggota Polri untuk melaporkan dugaan pelanggaran disiplin, kode etik, maupun penyelewengan jabatan tanpa rasa takut, karena identitas pelapor dijamin kerahasiaannya secara mutlak.
“Kami menyasar seluruh jajaran, termasuk polres-polres di wilayah hukum Polda Sulbar, agar pemahaman tentang WBS ini benar-benar sampai dan dipahami oleh setiap personel,” ujar Kabid Propam Polda Sulbar Kombes Pol Eko Suroso.
Kombes Pol Eko menjelaskan bahwa sosialisasi dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai media, baik tatap muka langsung maupun platform digital, untuk memastikan pesan tentang pentingnya integritas menjangkau seluruh anggota Polri.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa WBS bukan sekadar sarana pengaduan, tetapi instrumen kontrol internal yang strategis untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Dengan adanya WBS, kami ingin menumbuhkan kesadaran personel bahwa menjaga integritas dan profesionalisme adalah bagian dari pengabdian kepada masyarakat dan negara,” tegasnya.
Bid Propam Polda Sulbar juga menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap laporan yang masuk secara cepat, profesional, dan transparan.
“Setiap laporan yang terbukti akan kami proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada toleransi bagi pelanggaran yang mencoreng nama baik Polri,” sambung Kombes Pol Eko Suroso.
Melalui penguatan sosialisasi Whistle Blowing System, Polda Sulbar berharap mampu membangun budaya kerja yang bersih dan bertanggung jawab, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan publik yang Presisi.
Sumber Berita: Humas Polda Sulbar
Editor: Sadiman


