spot_img

Ketua BPI KPNPA RI Wilayah Sulawesi, Sadiman Pakayu: Kenaikan Kepercayaan Publik Bukti Polri Berbenah Nyata

Makassar, toBagoes Sulbar – Ketua BPI KPNPA RI Wilayah Sulawesi, Sadiman Pakayu, menilai hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan 76,2 persen publik memiliki kepercayaan tinggi terhadap Polri merupakan bukti kuat bahwa institusi tersebut terus melakukan pembenahan secara nyata.

Survei nasional tersebut mencatat peningkatan signifikan terhadap citra Korps Bhayangkara, terutama setelah adanya berbagai dinamika pada Agustus 2025 lalu. Pemulihan tingkat kepercayaan publik dinilai terjadi karena langkah-langkah konsisten yang dilakukan Polri dalam memperbaiki pelayanan dan respons terhadap masyarakat.

Dalam keterangannya, Sadiman pada Minggu 16/11/2025 di Makassar menegaskan bahwa capaian ini bukan sesuatu yang muncul tiba-tiba, melainkan hasil dari komitmen Polri dalam membuka diri terhadap kritik serta memperkuat transparansi, profesionalisme, dan akuntabilitas di semua lini. Menurutnya, angka kepercayaan 76,2 persen merupakan indikator kuat bahwa reformasi internal berjalan.
BACA JUGA  Rahmad Sukendar: Kompolnas Mandul, Polri Krisis Pengawasan

Survei Litbang Kompas sendiri menggunakan metode Multistage Random Sampling, dilakukan pada 9–16 Oktober 2025 di 38 provinsi dengan sistem tatap muka terhadap 1.200 responden berusia 17–65 tahun. Hasilnya dianggap mewakili dinamika persepsi publik secara nasional.

Peningkatan citra Polri, lanjut Sadiman, tidak lepas dari program pelayanan prima, peningkatan kecepatan penanganan laporan, serta pendekatan humanis yang kini lebih terasa oleh masyarakat. “Ini menunjukkan Polri tidak hanya bekerja, tetapi benar-benar hadir,” tegasnya.

Ia juga berharap Polri terus mempertahankan tren positif ini dengan memperkuat sinergi bersama masyarakat, terutama dalam konteks pengawasan publik demi membangun institusi yang semakin dipercaya.

BACA JUGA  Hari ke-8 Operasi Patuh, 22 Pelanggar Terjaring!

Menurut Sadiman, Polri telah menunjukkan transformasi yang lebih dekat dengan harapan masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa kritik bukan penghambat, melainkan energi untuk berbenah.

Ia pun mengapresiasi langkah Polri yang tetap membuka ruang dialog dan partisipasi publik sebagai bagian dari pembangunan institusi modern. “Kepercayaan publik adalah modal utama,” ujarnya.

Dengan capaian survei ini, Sadiman optimis ke depan hubungan masyarakat dan Polri akan semakin kuat dalam menciptakan keamanan dan pelayanan publik yang berkualitas.

Sumber Berita: Tim Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news