Majene, toBagoes Sulbar – Pembentukan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) di Kabupaten Majene terus menuai apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Sulawesi Barat, Sadiman Pakayu, yang menilai kehadiran IJS di Majene sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran jurnalis di daerah.
Menurut Sadiman, kehadiran DPW IJS Majene bukan hanya sebatas ekspansi organisasi, tetapi juga sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat fungsi kontrol sosial, membangun sinergi, serta mendorong terciptanya informasi yang berkualitas di tingkat lokal.
“Saya mengapresiasi pelantikan DPW IJS Majene yang dilakukan langsung oleh DPP IJS Sulbar. Ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kemitraan antara insan pers, lembaga kontrol sosial, dan pemerintah daerah,” ungkap Sadiman, Kamis (24/7).
Ia menambahkan, di tengah tantangan era digital, peran jurnalis yang profesional dan berintegritas sangat dibutuhkan untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan penyebaran informasi yang benar kepada masyarakat.
“IJS Majene saya harap bisa menjadi wadah yang membina wartawan agar tetap menjunjung etika jurnalistik dan independensi, serta mampu menjadi mitra kritis dan solutif bagi pemerintah,” tegasnya.
Sadiman juga membuka ruang kolaborasi antara BPI KPNPA RI Sulbar dengan IJS Majene dalam berbagai kegiatan pengawasan, edukasi publik, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang jurnalisme dan pengawasan sosial.
“Kami siap bersinergi dengan IJS, karena media yang kuat akan melahirkan masyarakat yang cerdas dan pemerintahan yang bersih,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP IJS Sulbar, Irham Azis, telah melantik secara resmi pengurus IJS Majene periode 2025–2029 di Aula Wisma Yumari. Pelantikan tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta kalangan pers. (Sdm)


