Mamuju, toBagoes Sulbar – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Kapolda Sulbar) Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta bersama Pendeta Simon menegaskan komitmen memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian daerah melalui penguatan nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung penuh kehangatan di Ruang Tamu Sendana Mapolda Sulbar, Rabu (7/1/2026).
Pertemuan ini menjadi simbol kuatnya solidaritas lintas iman sekaligus ajang penyampaian apresiasi dari umat Kristiani kepada jajaran Polda Sulbar atas pengamanan dan pelayanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Pendeta Simon menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan profesionalisme personel Polri yang dinilai berhasil menciptakan rasa aman dan nyaman selama rangkaian ibadah berlangsung.
“Selama perayaan Natal dan Tahun Baru, kami dari umat Kristiani merasa sangat aman dan nyaman. Personel Polri hadir memastikan seluruh kegiatan ibadah berjalan lancar tanpa hambatan,” ujar Pendeta Simon.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menegaskan bahwa keberhasilan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif merupakan hasil kerja sama semua pihak.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Keamanan dan ketertiban terwujud karena adanya sinergi antara masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen daerah yang menjalankan perannya masing-masing,” jelas Kapolda.
Kapolda berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Menurutnya, toleransi dan kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang damai, maju, dan sejahtera.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas langkah konkret ke depan, di antaranya penguatan dialog antarumat beragama secara berkala serta pendekatan preventif guna mencegah potensi konflik sosial.
Sumber Berita: Humas Polda Sulbar
Editor: Sadiman


