Jakarta, toBagoes Sulbar – Awan gelap tengah menyelimuti Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara. Tim aparat penegak hukum (APH) melakukan penggeledahan besar-besaran di kantor dinas tersebut pada Kamis (16/10/2025) sebagai bagian dari penyelidikan kasus dugaan korupsi yang menyeret sejumlah pejabat penting.
Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, langsung merespons cepat. Ia melakukan kunjungan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) untuk memberikan dukungan penuh terhadap langkah berani penyidik mengusut kasus tersebut.
“Kami mendukung penuh langkah Kejati Sultra yang berani mengungkap dugaan korupsi di Dinas Kehutanan. Ini bukti nyata komitmen penegakan hukum yang harus dikawal publik,” tegas Rahmad Sukendar, Jumat (17/10/2025).
Rahmad menilai tindakan tegas Kejati menjadi sinyal kuat bahwa praktik korupsi tak lagi ditoleransi, terlebih di sektor kehutanan yang menyangkut masa depan lingkungan dan hajat hidup masyarakat luas.
“Korupsi di sektor kehutanan bukan persoalan kecil. Ini menyangkut kepercayaan publik dan kelestarian sumber daya alam. Siapa pun yang terbukti terlibat harus ditindak tegas, tanpa pandang bulu,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan profesionalitas dalam proses penyidikan agar masyarakat percaya bahwa hukum benar-benar ditegakkan.
“Kami dari BPI KPNPA RI akan terus mengawal dan mendukung penuh Kejati Sultra. Kami ingin Sultra menjadi contoh daerah yang berani melawan korupsi,” pungkas Rahmad Sukendar.
Sumber Berita: Tim Redaksi
Editor: Sadiman


