Mamasa – Bupati Mamasa Welem Sambolangi menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bintek) sekaligus Pelantikan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Mamasa periode 2025–2030, yang digelar di objek wisata Buntu Kepa, Kamis (15/1/2026) pukul 10.00 WITA.
Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah, sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mamasa untuk bersinergi dengan organisasi kepemudaan.
Acara tersebut dihadiri sejumlah pimpinan daerah, di antaranya Kapolres Mamasa AKBP Ariantony Utama Bangalino, S.H., S.I.K, Dandim 1428 Mamasa Letkol Arh. Edwin Hermawan, S.H., M.AP, Wakil Ketua DPRD Mamasa Arwin Rahman Tona, Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa Ny. Adel Palulun, serta beberapa pimpinan OPD lingkup Pemkab Mamasa.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Mamasa, Jupri Sambo Madika, dalam sambutannya menyatakan kesiapan Karang Taruna untuk mendukung pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan persoalan sampah.
“Salah satu program yang akan kami dorong bersama Tim Penggerak PKK adalah pembentukan bank sampah berbasis masyarakat, dimulai dari desa, agar persoalan sampah dapat ditangani bersama dan mengurangi beban pemerintah daerah,” ujar Jupri.
Sementara itu, Bupati Mamasa Welem Sambolangi, selaku Pembina Umum Karang Taruna, berharap kepengurusan yang baru dapat menjadi mediator dan fasilitator bagi generasi muda, sekaligus mitra strategis pemerintah daerah.
“Saya berharap Karang Taruna mampu bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung program pembangunan dan pemulihan daerah,” kata Bupati Mamasa Welem.
Menurutnya, Karang Taruna memiliki peran penting dalam penanganan persoalan sosial, pengembangan pariwisata dan UMKM, serta pemberdayaan pemuda agar menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi daerah.
Bupati Mamasa juga mengapresiasi perhatian Karang Taruna terhadap isu lingkungan, khususnya pengelolaan sampah.
“Pemerintah daerah siap bersinergi, termasuk pemanfaatan sarana dan prasarana yang ada, agar persoalan lingkungan dapat kita atasi bersama,” lanjutnya.
Menutup sambutannya, Welem menegaskan bahwa Karang Taruna harus menjadi wadah pemuda yang cerdas, produktif, dan solutif.
“Jadilah mitra pemerintah yang kritis namun konstruktif. Selesaikan persoalan dengan dialog dan kerja sama, bukan dengan memperbesar masalah,” tegasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan Bintek dan pelantikan pengurus Karang Taruna Kabupaten Mamasa berlangsung lancar, tertib, dan khidmat.
Sumber Berita: Riki


