spot_img

Brigpol Adri Edukasi Bahaya Bullying dan Disiplin Berlalu Lintas di SMPN 5 Pamboang

Majene, toBagoes Sulbar – Dalam upaya menanamkan kesadaran hukum, membangun karakter disiplin, serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan, Bhabinkamtibmas Polsek Pamboang Desa Adolang Dhua, Brigpol Adri Cahyadi, S.H., melaksanakan kegiatan “Polisi Go To School” di SMP Negeri 5 Pamboang, Senin (27/10/2025). Kegiatan berlangsung di halaman sekolah saat pelaksanaan upacara bendera, dan mendapat sambutan antusias dari ratusan siswa serta para tenaga pendidik yang hadir.

Dalam amanatnya di hadapan para peserta upacara, Brigpol Adri Cahyadi menyampaikan berbagai pesan moral dan edukatif yang menyentuh aspek kedisiplinan, etika pergaulan, serta kesadaran hukum di kalangan pelajar. Salah satu topik yang menjadi perhatian utamanya adalah bahaya perilaku bullying atau perundungan yang masih kerap terjadi di lingkungan sekolah.

Ia menegaskan bahwa bullying dalam bentuk apa pun — baik fisik, verbal, maupun melalui media sosial — merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi. Selain dapat menimbulkan trauma mendalam bagi korban, perundungan juga memiliki konsekuensi hukum yang serius bagi pelaku jika terbukti melanggar ketentuan undang-undang.

“Jangan pernah melakukan bullying terhadap teman sendiri. Jadilah pelajar yang saling menghormati, menghargai, dan menjaga persaudaraan di sekolah,” tegas Brigpol Adri di hadapan para siswa yang menyimak dengan penuh perhatian.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perundungan tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga bisa melalui dunia digital, seperti ejekan di media sosial, penyebaran foto tanpa izin, atau komentar bernada merendahkan. Karena itu, ia mengingatkan agar siswa lebih bijak menggunakan media sosial dan menjadikannya sarana untuk hal-hal positif.

BACA JUGA  Bhabinkamtibmas Polsek Mamasa Bersama Warga Lakukan Pembersihan Longsor di Desa Pebassian

Selain soal bullying, Brigpol Adri juga menyoroti pentingnya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar. Ia mengimbau agar siswa tidak tergoda untuk membawa kendaraan bermotor di jalan raya apabila belum cukup umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Pelajar dilarang berkendara di jalan umum sebelum cukup umur dan memiliki SIM. Hal ini demi keselamatan kalian sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujarnya menegaskan.

Ia menambahkan, banyak kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur akibat kurangnya pemahaman terhadap aturan berkendara dan bahaya di jalan. Karena itu, disiplin lalu lintas harus ditanamkan sejak dini agar para siswa tumbuh menjadi generasi yang sadar aturan dan beretika.

Selain memberikan imbauan dan edukasi, Brigpol Adri juga menyampaikan motivasi serta dorongan semangat kepada para pelajar untuk terus berjuang meraih prestasi. Ia menekankan bahwa masa depan bangsa Indonesia berada di tangan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat belajar tinggi.

“Gunakan masa muda untuk hal-hal yang positif. Rajinlah belajar, patuhi guru, hormati orang tua, jauhi narkoba dan kenakalan remaja. Kalian adalah calon pemimpin bangsa, jangan sia-siakan kesempatan emas ini,” ucapnya memberi motivasi.

BACA JUGA  Polsek Tinambung Hadiri Penyaluran BLT Dana Desa Tahun Anggaran 2025 di Desa Samasundu

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Pamboang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Polsek Pamboang yang telah hadir langsung memberikan edukasi kepada peserta didik. Menurutnya, kehadiran polisi di sekolah memiliki dampak positif yang besar dalam membentuk karakter dan kedisiplinan siswa, karena mereka mendengar langsung dari sosok yang menjadi simbol ketertiban dan hukum.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas Polsek Pamboang. Edukasi seperti ini sangat penting bagi siswa kami agar lebih sadar hukum dan disiplin,” ujarnya.

Program Polisi Go To School merupakan bagian dari kegiatan rutin yang digagas oleh Satuan Binmas Polres Majene. Program ini bertujuan memperkuat kemitraan antara kepolisian dengan dunia pendidikan serta memperluas peran Polri dalam pembinaan moral dan karakter generasi muda. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa polisi tidak hanya hadir saat terjadi pelanggaran, tetapi juga aktif dalam pencegahan dan pembentukan karakter bangsa.

Dengan pendekatan humanis dan edukatif seperti yang dilakukan Brigpol Adri Cahyadi, diharapkan para siswa dapat memahami bahwa kepatuhan terhadap aturan bukanlah beban, melainkan bagian dari pembentukan diri menuju masa depan yang lebih baik.
Melalui program ini pula, Polri menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, bebas kekerasan, dan berorientasi pada nilai moral serta kedisiplinan.

Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab antara Brigpol Adri dan beberapa siswa yang dengan antusias mengajukan pertanyaan seputar hukum dan keselamatan berlalu lintas. Suasana penuh keakraban ini menandai hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan pelajar di Kecamatan Pamboang.

Melalui program Polisi Go To School, Polsek Pamboang terus berupaya mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan taat hukum, sekaligus menegaskan bahwa kehadiran polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra pendidikan dan pembimbing generasi bangsa.

Sumber Berita: Humas Polres Majene
Editor: Sadiman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news