Mamuju, toBagoes Sulbar – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar), Kombes Pol Slamet Wahyudi, mengimbau masyarakat di wilayah pesisir Sulbar untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini banjir pesisir (rob) yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Peringatan tersebut berlaku sejak 20 hingga 21 Desember 2025, dengan wilayah terdampak meliputi Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, Pasangkayu, Majene, dan Polewali Mandar.
Kombes Pol Slamet Wahyudi menjelaskan, berdasarkan analisis BMKG, fenomena fase bulan baru berpotensi menyebabkan peningkatan tinggi muka air laut maksimum. Kondisi tersebut diperparah dengan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sepanjang wilayah pesisir.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga terhadap potensi banjir pesisir, khususnya pada pukul 18.00 hingga 19.00 WITA,” ujar Kombes Pol Slamet Wahyudi, Minggu (21/12/2025).
Sebagai langkah antisipasi, Polda Sulbar telah menyiagakan personel untuk melakukan patroli intensif di wilayah-wilayah pesisir yang berpotensi terdampak banjir rob.
“Kami telah mengerahkan personel untuk patroli dan pemantauan. Personel siap memberikan bantuan evakuasi dan pertolongan apabila terjadi banjir,” tegasnya.
Selain itu, Polda Sulbar juga melakukan koordinasi dengan BPBD, TNI, pemerintah daerah, serta relawan guna memastikan kesiapsiagaan dan respons cepat jika terjadi kondisi darurat.
Kabid Humas Polda Sulbar juga mengimbau masyarakat agar selalu memantau informasi cuaca terkini melalui BMKG dan sumber resmi lainnya, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang jika terjadi banjir.
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Slamet Wahyudi turut membagikan tips aman menghadapi banjir pesisir, di antaranya mengamankan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi, menyiapkan tas siaga bencana berisi dokumen penting, obat-obatan, makanan, dan pakaian, serta mematikan aliran listrik jika air mulai memasuki rumah.
“Masyarakat juga diingatkan untuk menghindari berjalan atau berkendara di area banjir dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan,” pungkasnya.
Dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama, diharapkan dampak banjir pesisir di wilayah Sulawesi Barat dapat diminimalkan.
Sumber Berita: Humas Polda Sulbar
Editor: Sadiman


