Api Lahap 4,7 Hektare Lahan Dua Desa di Campalagian, Polisi dan Warga Berjibaku Jinakkan Kobaran

Polewali Mandar, toBagoes SulbarKebakaran lahan kebun terjadi di wilayah Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (25/8/2026) siang. Kebakaran melanda kawasan perkebunan di Dusun Rappogading Utara, Desa Lampoko, serta Dusun Lelupan, Desa Lagiagi.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 13.30 WITA setelah masyarakat yang sedang beraktivitas di kebun melihat kobaran api berasal dari area kebun bambu. Informasi kemudian diteruskan kepada aparat desa, pemadam kebakaran, dan Polsek Campalagian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Campalagian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal. Sekitar pukul 14.00 WITA, personel yang dipimpin Kapolsek Campalagian IPTU H. Harifuddin, S.Sos., bersama KBO Sat Reskrim Polres Polman IPTU Iwan Rusmana, Kanit Intelkam Polsek Campalagian AIPTU Sirajuddin R., Kanit Reskrim Polsek Campalagian AIPDA Sapriadi, serta Bhabinkamtibmas tiba di lokasi.

BACA JUGA  Polres Polman Gelar Apel Siaga Besar Hadapi Potensi Bencana Alam 2025

Mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api. Proses pemadaman juga dibantu personel kepolisian dan masyarakat setempat dengan menggunakan peralatan pemadam kebakaran serta peralatan seadanya untuk mencegah api merambat semakin luas.

Kebakaran berdampak pada sejumlah lahan perkebunan warga yang ditanami sawit, cokelat, dan kelapa. Berdasarkan pendataan sementara, terdapat 14 bidang lahan warga yang terdampak, dengan total luas lahan terbakar sekitar 4,70 hektare.

Dari 14 bidang tersebut, 12 lahan berada di Desa Lampoko dan 2 lahan berada di Desa Lagiagi. Kerugian material sementara ditaksir mencapai Puluhan juta, berdasarkan pendataan awal terhadap tanaman dan lahan milik warga.

BACA JUGA  Satlantas Polres Majene Gelar Patroli Malam Demi Jaga Kamtibmas

Kapolsek Campalagian IPTU H. Harifuddin, S.Sos. mengatakan, pihaknya bersama personel pemadam kebakaran dan masyarakat terus melakukan upaya pemadaman serta penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WITA. Setelah itu, personel Unit Patmor Sat Sabhara Polres Polman melakukan penyisiran di sejumlah titik lahan dan memadamkan sisa titik api menggunakan peralatan pemadam yang tersedia. Kegiatan tersebut dipimpin AIPDA Lakise.

Kapolsek Campalagian juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi musim kemarau. Warga diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas lain yang dapat memicu kebakaran tanpa pengawasan.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas dan lahan banyak terdapat daun serta tanaman kering. Apabila melakukan aktivitas yang menggunakan api, agar benar-benar diawasi dan dipastikan api telah padam sebelum meninggalkan lokasi,” ujar IPTU H. Harifuddin.

BACA JUGA  Sinergi Polsek Bambalamotu dan Warga Sarjo, Optimis Wujudkan Ketahanan Pangan

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Selain itu, keterbatasan akses jalan menuju lokasi menjadi salah satu kendala bagi armada pemadam kebakaran untuk menjangkau titik api secara maksimal.

Kepolisian masih melakukan pemantauan dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun aktivitas pembakaran yang tidak diawasi.

Seluruh rangkaian penanganan kebakaran berlangsung aman, lancar, dan terkendali. Kepolisian bersama pihak terkait mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran lahan yang dapat mengancam lingkungan maupun perkebunan warga.

Sumber Berita: Humas Polres Polman
Redaksi: Sadiman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news