Majene, toBagoes Sulbar – Suasana depan Mako Polres Majene mendadak ramai pada Selasa (14/10/25) saat massa aksi dari BEM Nusantara wilayah Majene, Kesatuan Pemuda dan Kerakyatan (KPK), dan Titik Merah menggelar aksi damai menyuarakan berbagai tuntutan strategis. Isu yang diangkat bukan main-main: mulai dari aktivitas galian C ilegal, penutupan PT Cadas, penertiban tempat hiburan malam, pemberantasan mafia SIM, hingga dugaan kredit fiktif di salah satu bank BUMN serta penyimpangan distribusi BBM.
Untuk mengamankan jalannya aksi, aparat kepolisian dikerahkan dalam jumlah besar. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Majene, AKP Suparman, dengan menyiagakan personel di berbagai titik strategis. Aksi BEM Nusantara tersebut pun berlangsung tertib berkat koordinasi intens antara petugas dan peserta demonstrasi.
“Penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat. Kami pastikan aksi ini berjalan aman dan tertib,” tegas AKP Suparman.
Selama aksi berlangsung, petugas juga memberikan imbauan kepada massa untuk menjaga ketertiban umum, tidak mengganggu aktivitas warga, serta mematuhi aturan hukum. Alhasil, aksi berakhir kondusif tanpa insiden berarti.
Langkah cepat aparat ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Majene dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mendukung ruang demokrasi warga Majene untuk bersuara.
Sumber Berita: Humas Polres Majene
Editor: Sadiman


