Majene, toBagoes Sulbar – Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan partisipatif, Bhabinkamtibmas Polsek Pamboang Aipda Heriyono, S.Pd menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) Pembahasan dan Penetapan APBDes Perubahan Tahun Anggaran 2025 di Kantor Desa Bababulo, Dusun Bababulo, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Minggu malam (2/11/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Bababulo beserta seluruh perangkat desa, Babinsa, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda setempat. Agenda utama Musdes adalah membahas arah kebijakan penggunaan anggaran desa agar program pembangunan, pemberdayaan, dan pelayanan masyarakat dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.
Dalam kesempatan itu, Aipda Heriyono menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musdes yang berlangsung terbuka dan penuh kekeluargaan. Ia menegaskan bahwa keterbukaan dalam penyusunan dan penetapan APBDes merupakan kunci terciptanya kepercayaan publik terhadap pemerintah desa.
“Kami dari pihak kepolisian mendukung setiap proses pembangunan yang dilaksanakan secara transparan dan melibatkan masyarakat. Dengan demikian, hasilnya akan benar-benar dirasakan warga serta berdampak positif bagi keamanan dan kesejahteraan bersama,” ujar Aipda Heriyono.
Lebih lanjut, Bhabinkamtibmas juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas kamtibmas, terutama menjelang pelaksanaan program pembangunan desa tahun mendatang.
Selain memberikan imbauan kamtibmas, Aipda Heriyono mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kerukunan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu keharmonisan sosial. Ia berharap hasil keputusan Musdes benar-benar dijalankan sesuai kesepakatan dan menjadi langkah nyata dalam peningkatan kesejahteraan warga.
Musyawarah desa ini berlangsung lancar, aman, dan kondusif hingga selesai. Melalui kegiatan ini, diharapkan Pemerintah Desa Bababulo semakin optimal dalam mengelola anggaran desa secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
“Partisipasi masyarakat adalah roh dari pembangunan desa. Semakin terbuka prosesnya, semakin kuat pula kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tutup Aipda Heriyono.
Sumber Berita: Humas Polres Majene
Editor: Sadiman


