Mamuju, toBagoes Sulbar – Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, menunjukkan komitmen kuatnya dalam mempercepat pembangunan daerah dan menurunkan angka stunting dengan menggandeng Ikatan Mahasiswa Putu Ulunna Salu (IMAPUS).
Audiensi yang berlangsung hangat di Ruang Tamu Sendana Mapolda Sulbar, Jumat (3/10), menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah antara kepolisian dan mahasiswa dalam membangun masa depan Sulbar yang lebih sejahtera.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kasubdit 3 Ditintelkam Polda Sulbar beserta jajaran pengurus IMAPUS. Dalam dialog tersebut, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari transparansi pajak perusahaan hingga peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Perwakilan IMAPUS menyampaikan apresiasi atas komitmen Kapolda yang terbuka terhadap kolaborasi.
“Kami melihat usia Sulbar yang ke-21 ini sebagai momentum untuk memperkuat kontribusi semua pihak. Kami juga telah melakukan investigasi terkait perusahaan yang belum membayar pajak dan berharap ada pengawasan dari pihak kepolisian,” ujar perwakilan IMAPUS.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Adi Deriyan Jayamarta menegaskan pentingnya sinergi dan komunikasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah, dan aparat penegak hukum. Ia mendorong mahasiswa untuk bersikap kritis sekaligus solutif dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
“Sulbar masih berada di urutan ketiga terbawah dalam masalah stunting. Ini menjadi tanggung jawab bersama. Saya meminta tenaga kesehatan memberikan pelayanan optimal mulai dari tingkat SD hingga SMA,” tegas Kapolda.
Tak hanya fokus pada kesehatan, Kapolda juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dan dunia usaha dalam menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi daerah.
“Saya mengajak para pengusaha untuk berinvestasi di sektor kelautan, perikanan, dan pertanian. Misalnya membangun gudang es ikan untuk ekspor ke Jepang. Anak muda Sulbar jangan hanya jadi penonton, tapi pelaku utama pembangunan,” tandasnya.
Kapolda Adi Deriyan optimistis, dengan kolaborasi lintas sektor dan semangat gotong royong, Sulbar mampu keluar dari permasalahan stunting dan kemiskinan menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.
Audiensi antara Polda Sulbar dan IMAPUS ini menjadi awal dari sinergi strategis yang diharapkan membawa energi baru bagi pembangunan Sulawesi Barat.
Sumber Berita: Humas Polda Sulbar
Editor: Sadiman


