Majene, toBagoes Sulbar – Suasana Posyandu SALAMA di Lingkungan Segeri, Kelurahan Baruga Dhua, Kecamatan Banggae Timur, Sabtu (13/9/25), tampak berbeda. Selain kehadiran tenaga kesehatan dan ibu-ibu yang membawa anak balitanya, hadir pula sosok Bhabinkamtibmas Polsek Banggae, Aiptu Muchlis Nur, yang turun langsung mendampingi jalannya kegiatan.
Keterlibatan aparat kepolisian dalam kegiatan kesehatan masyarakat ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Majene. Posyandu yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak ini berperan penting dalam memantau tumbuh kembang balita serta mengatasi masalah gizi yang berpotensi memicu stunting.
Aiptu Muchlis Nur menegaskan bahwa perannya bukan sekadar mengawasi, tetapi juga ikut memastikan pelayanan berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran.
“Stunting adalah masalah serius yang mengancam masa depan anak-anak kita. Polri melalui Bhabinkamtibmas siap mendukung setiap program kesehatan agar masyarakat mendapatkan solusi konkret,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, aparat kepolisian bersama petugas kesehatan membantu memastikan anak-anak mendapat layanan penimbangan, imunisasi, hingga penyuluhan gizi bagi orang tua. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menurunkan angka stunting secara berkesinambungan.
Tak hanya menjaga keamanan, Bhabinkamtibmas juga hadir sebagai penggerak partisipasi masyarakat, memberikan semangat kepada orang tua agar rutin memanfaatkan layanan Posyandu. Kehadiran polisi di tengah-tengah warga membuat kegiatan berlangsung lebih tertib dan penuh kekeluargaan.
Dengan sinergi aparat kepolisian, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan stunting di Kabupaten Majene dapat berjalan lebih optimal. Posyandu pun kian berperan sebagai pilar penting peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di Sulawesi Barat.
Sumber Berita: Humas Polres Majene
Editor: Sadiman


