Polewali Mandar, toBagoes Sulbar – Satuan Reserse Narkoba Polres Polewali Mandar (Polman) mencetak prestasi besar lewat Operasi Antik Marano 2025. Dalam operasi selama dua pekan, polisi berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba lintas kecamatan dan meringkus 13 tersangka beserta barang bukti sabu dan pil koplo.
Wakapolres Polman, Kompol Restu Indra Pamungkas, menyampaikan bahwa operasi ini melibatkan 43 personel, dengan hasil dua target operasi (TO) dan enam kasus non-TO. Dari 13 tersangka, empat berstatus pengedar dan sembilan lainnya pengguna.
“Ini bukti keseriusan Polres Polman dalam memutus rantai peredaran narkoba. Tidak ada kompromi bagi pelaku,” tegas Restu saat konferensi pers di Mapolres Polman, Selasa (19/8/2025).
Kasat Narkoba, Iptu Irman Setiawan, menambahkan bahwa pihaknya menyita 7,08 gram sabu dan 42 butir pil koplo. Meski barang bukti fisik belum ditampilkan karena masih dalam pemeriksaan laboratorium, polisi memastikan keaslian barang untuk persidangan.
Pengungkapan kasus terbesar berawal dari penangkapan seorang tersangka berinisial O, yang kemudian menyeret dua tersangka lain berinisial R dan S dengan barang bukti 5 gram sabu siap edar.
Kasus-kasus ini tersebar di beberapa kecamatan: Wonomulyo (4 kasus, 4 tersangka), Polewali (2 kasus), Tapango (1 kasus), dan Mapilli (1 kasus). Polisi menduga jaringan ini mendapat pasokan dari luar daerah.
“Terdapat indikasi kuat barang berasal dari luar Polman. Ini masih kami kembangkan,” ungkap Irman.
Menanggapi isu keterlibatan seorang perempuan yang ramai di media sosial, polisi memastikan akan menindaklanjutinya.
“Tidak ada yang kebal hukum. Jika bukti cukup, penangkapan akan dilakukan,” tegas Irman.
Kini, seluruh tersangka mendekam di Mapolres Polman dan dijerat Pasal 114 dan Pasal 112 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.
Apresiasi atas keberhasilan ini datang dari Ketua BPI KPNPA RI Sulawesi Barat, Sadiman Pakayu. Ia menilai pengungkapan jaringan narkoba tersebut menunjukkan keseriusan Polres Polman dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.
“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Polres Polman dalam mengungkap jaringan narkoba. Ini bukti nyata bahwa Polri bekerja untuk rakyat dan menjaga masa depan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” tegas Sadiman Pakayu.
Press release tersebut juga dihadiri oleh Kabag Ops Kompol Najamuddin, Kasi Humas Iptu Muhapris, dan Kasi Propam Iptu Kasman.
Sumber Berita: Humas Polres Polman
Editor: Sadiman


