spot_img

Bocah 8 Tahun Kehilangan Nyawa Tersengat Aliran Listrik di Polewali, Polisi Olah TKP

Polewali Mandar, toBagoes Sulbar – Suasana duka menyelimuti keluarga Abdul Azis (40), warga Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar. Putranya yang masih berusia delapan tahun, berinisial MA, meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik pada Minggu (17/8/2025) sore.

Menindaklanjuti laporan warga, gabungan personel Polres Polman dan Polsek Polewali dipimpin K.SPKT Polres Polman IPDA Deddy A, didampingi Kanit Reskrim Polsek Polewali AIPTU Ibrahim, SH dan Kanit Intelkam AIPTU Ali Imran, langsung mendatangi lokasi kejadian serta rumah duka untuk mengumpulkan keterangan.

Kapolsek Polewali, IPTU Samsul Bahri Subu, menjelaskan peristiwa bermula saat korban tengah bermain bersama teman-temannya sekitar pukul 15.30 WITA. Tak lama berselang, seorang teman korban melapor bahwa MA tersengat aliran listrik di belakang rumah warga bernama Mina (54).
BACA JUGA  Geger Majene! Polisi Amankan Pria & Anak di Bawah Umur dalam Satu Kamar

Sang ayah yang segera menuju lokasi mendapati anaknya sudah terkapar tak sadarkan diri di antara pohon pisang dan dinding kamar mandi berbahan seng. MA sempat dilarikan ke RSU Hj. Andi Depu, namun nyawanya tidak tertolong.

Dari keterangan saksi Yakub (47) dan warga sekitar, diketahui aliran listrik berasal dari dinding seng kamar mandi rumah Mina. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan kabel JUTR (Jaringan Udara Tegangan Rendah) milik PLN bergesekan dengan atap seng hingga terkelupas, sehingga arus listrik mengalir ke dinding seng tersebut.

BACA JUGA  Sat Samapta Polres Polman Laksanakan Patroli di Tempat Wisata, Cegah Gangguan Kamtibmas dan Aksi Premanisme

Petugas PLN yang tiba sekitar pukul 16.50 WITA memastikan kondisi kabel sudah rusak dan sebelumnya hanya diberi isolasi seadanya. Perbaikan segera dilakukan dengan pemasangan isolasi baru dan penutup kabel untuk mencegah kejadian serupa.

Akibat sengatan tersebut, korban mengalami luka lebam di bagian pundak kiri. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lainnya. Jenazah kini disemayamkan di rumah duka dan akan dimakamkan sesuai syariat Islam.

BACA JUGA  Kapolres Polman Hadiri Upacara Memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 di Lapangan Kantor Bupati Polman

Polisi masih terus berkoordinasi dengan pihak PLN serta melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti insiden tragis ini.

Sumber Berita: Humas Polres Polman
Editor: Sadiman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news