Makassar, toBagoes Sulbar – Antusiasme masyarakat pecah di Makassar, Sabtu (16/8), ketika Gerakan Pangan Murah Polri (GPMP) yang digelar Sie STNK Ditlantas Polda Sulsel bekerja sama dengan Bulog menghadirkan ratusan sak beras ukuran 5 kilogram. Hanya dalam hitungan menit, seluruh stok ludes diserbu para wajib pajak kendaraan bermotor.
Kegiatan ini dipusatkan di dua lokasi strategis: Samsat Keliling di Jalan Boulevard dan layanan drive thru di Jalan AP Pettarani, Makassar. Targetnya jelas — memberikan manfaat langsung bagi wajib pajak yang baru saja melunasi pajak kendaraan bermotor (ranmor).
Kasi STNK Ditlantas Polda Sulsel, Kompol Ali Surya, mengungkapkan, harga tebus beras yang dipatok Rp55 ribu per sak menjadi magnet kuat. “Alhamdulillah, kegiatan ini diserbu masyarakat, khususnya wajib pajak yang membutuhkan pangan murah. Apalagi kualitas beras yang kami jual sangat bagus,” tutur mantan Kapolsek Panakkukang tersebut.
Tak hanya soal beras murah, para personel Ditlantas Polda Sulsel juga menyelipkan edukasi keselamatan berkendara bagi para wajib pajak yang hadir. Pesan keselamatan lalu lintas dibalut suasana ramah, sehingga masyarakat pulang tak hanya membawa bahan pangan, tapi juga membawa wawasan baru.
Program ini merupakan inisiasi Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Karsiman, S.I.K., yang mendorong agar kepolisian hadir memberikan solusi konkret di tengah masyarakat. “Pajak lunas, dapur aman, dan jalanan lebih tertib — itu tujuan kita,” tegasnya.
Banyak warga mengaku sangat terbantu dengan adanya GPMP ini. “Berasnya bagus, harganya murah. Lumayan untuk kebutuhan rumah tangga,” ujar salah satu wajib pajak sambil tersenyum puas.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa layanan kepolisian bisa dikolaborasikan dengan program sosial yang memberi dampak positif langsung. Kombinasi pelayanan administrasi, edukasi keselamatan, dan pangan murah sukses memantik apresiasi warga.
Sumber Berita: Humas Polda Sulsel
Editor: Sadiman


