spot_img

Harga Beras Naik, Polres Majene-Bulog Luncurkan Pangan Murah

Majene, toBagoes Sulbar – Lonjakan harga beras yang terus menekan masyarakat membuat Polres Majene bergerak cepat. Bersama Pemerintah Kabupaten Majene, Kementerian Pertanian RI, dan Perum Bulog, kepolisian menggelar Gerakan Pangan Murah bertema “Polri untuk Masyarakat” demi meringankan beban warga.

Aksi ini berlangsung Sabtu (9/8/2025) di depan Kantor DPRD Kabupaten Majene, dipimpin Kasat Binmas Polres Majene IPTU Muhammad Irwan, didampingi Kanit Bhabinkamtibmas IPDA Fitrah.

BACA JUGA  Polres Mamasa Gelar Baksos di Gereja Katolik Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-79

Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin, melalui Kasat Binmas, menegaskan kegiatan ini adalah tindak lanjut instruksi langsung dari Mabes Polri agar jajaran kepolisian terlibat aktif dalam menekan harga pangan strategis.

“Siapa pun boleh belanja di sini tanpa batasan. Ini perintah langsung pimpinan untuk membantu masyarakat, khususnya yang terdampak kenaikan harga,” tegas IPTU Muhammad Irwan.

BACA JUGA  Satlantas Polres Majene Tertibkan Lalu Lintas Pagi Lewat Commander Wish
Dalam kegiatan ini, Bulog menyediakan stok 150 karung beras per hari (5 kg) dengan harga beras Rp58.000 per karung, serta minyak goreng kemasan 1 liter seharga Rp15.000.

Program ini disambut antusias warga yang berbondong-bondong memanfaatkan harga beras di bawah pasaran. Tidak berhenti di sini, Polres Majene berencana menggelar Gerakan Pangan Murah di berbagai kecamatan dan desa di Majene.

BACA JUGA  dr. Asep Ahmad Saefullah Nahkodai PKHI Kalbar 2025–2030

“Harapannya, gerakan ini bukan hanya mengurangi beban masyarakat, tetapi juga menjaga stabilitas harga dan daya beli,” ujar IPTU Muhammad Irwan.

Bagi banyak warga, aksi nyata ini menjadi bukti kehadiran Polri tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga dalam menjaga ketahanan pangan di tengah gejolak harga pasar.

Sumber Berita: Humas Polres Majene
Editor: Sadiman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news