Mamuju, toBagoes Sulbar – Seorang tahanan kasus narkoba bernama Pardi yang sedang mendekam di Rumah Tahanan Polresta Mamuju terpaksa dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Sulbar setelah mengalami kondisi kesehatan yang menurun drastis, Selasa (29/7/2025).
Pardi dilaporkan mengalami demam tinggi dan tubuh melemah, sehingga petugas Rutan langsung mengambil langkah cepat dengan membawa yang bersangkutan ke tim medis Dokkes Polresta. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, diputuskan untuk merujuk Pardi ke rumah sakit guna penanganan lanjutan.
Hasil diagnosis dari RS Bhayangkara menyatakan bahwa Pardi memang memerlukan perawatan intensif. Saat ini, ia tengah dirawat di bawah pengawasan ketat tim medis serta pengamanan pihak kepolisian.
Kasat Narkoba Polresta Mamuju, AKP Sigit Nugroho, menegaskan bahwa Polresta Mamuju berkomitmen menghormati hak-hak tahanan, termasuk hak atas pelayanan kesehatan yang layak.
“Kami pastikan setiap tahanan yang mengalami gangguan kesehatan akan mendapatkan perawatan sesuai standar. Saat ini, Pardi dalam pengawasan medis dan tetap dalam penjagaan petugas,” ujar AKP Sigit.
Pihak keluarga juga telah diinformasikan tentang kondisi Pardi dan diminta tetap tenang. Meski sedang dirawat, proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan.
Kejadian ini menegaskan bahwa aparat tidak hanya menjalankan penegakan hukum, tetapi juga memperhatikan sisi kemanusiaan dalam penanganan tahanan.
Sumber: Humas Polresta Mamuju
Editor: Sadiman

