Tenun Kalumpang Sulbar Ludes di Bazar Nasional

Jakarta, toBagoes Sulbar – Pesona warisan budaya Sulawesi Barat kembali menjadi sorotan nasional. Dalam ajang bergengsi Bazar Nusantara 2025 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Tenun Kalumpang yang dibawa oleh Bhayangkari Daerah Sulbar sukses menyita perhatian dan laris manis diburu pengunjung.

Dipamerkan dengan penuh kebanggaan, Tenun Kalumpang tampil memesona lewat ragam motif khas dan kualitas tenun yang elegan. Hampir seluruh stok habis terjual dalam waktu singkat, menandakan antusiasme luar biasa dari para pengunjung bazar.
BACA JUGA  Aksi Cepat Polsek Sendana! Evakuasi Fortuner yang Terjun ke Pesisir Pantai Majene

Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Sulbar, Ny. Miranti Adang Ginanjar, menyebutkan bahwa keikutsertaan mereka bukan hanya untuk memasarkan produk, tetapi juga sebagai upaya melestarikan budaya lokal.

“Kami ingin memperkenalkan kekayaan budaya Sulbar ke seluruh nusantara. Responnya luar biasa, tenun Kalumpang sangat diminati,” ujar Ny. Miranti.

BACA JUGA  BPI KPNPA RI Roadshow di Jawa Tengah, Rahmad Sukendar Soroti Kasus Korupsi dan Aduan Masyarakat

Turut hadir memeriahkan acara, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar, yang memberikan dukungan langsung kepada tim Bhayangkari. Ia mengapresiasi dedikasi Bhayangkari dalam memajukan UMKM dan memperkenalkan budaya Sulbar ke tingkat nasional.

“Tenun Kalumpang adalah identitas budaya kita. Kehadiran di acara ini membuktikan bahwa produk lokal Sulbar punya nilai seni tinggi dan daya saing,” ucapnya.

BACA JUGA  Kapolda Sulbar: Jangan Hitung Kebaikanmu, Ingat dan Perbaiki Kesalahanmu

Bazar Nusantara 2025, yang berlangsung pada 23–27 Juli 2025, merupakan bagian dari peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari, diikuti oleh seluruh perwakilan Bhayangkari dari berbagai daerah. Bhayangkari Sulbar tak hanya menampilkan Tenun Kalumpang, tapi juga produk unggulan lainnya.

Namun, sorotan tetap tertuju pada tenun khas Kalumpang — bukti nyata bahwa budaya lokal Sulbar mampu bersaing dan bersinar di panggung nasional. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya bisa berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

(Sdm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news