Polewali Mandar, toBagoes Sulbar– Ziarah yang dilakukan Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adang Ginanjar, ke makam Raja Balanipa I Manyambungi di Desa Napo, Kecamatan Limboro, Selasa (22/7/25) menjadi momen bersejarah yang sarat makna budaya dan emosional.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya memiliki garis keturunan langsung dari Kerajaan Balanipa melalui ayahnya, serta terhubung dengan Kerajaan Gowa dari pihak ibunda. Pengakuan ini menyatukan dua kerajaan besar Sulawesi dalam sosok seorang jenderal yang kini memegang kendali keamanan di wilayah tersebut.
Didampingi Wakil Bupati Polman, Hj. Andi Nursami, dan sejumlah tokoh daerah, Irjen Adang Ginanjar menunjukkan penghormatan mendalam kepada I Manyambungi – pendiri Kerajaan Balanipa yang juga dikenal sebagai tokoh pemersatu Mandar. Makam beliau kini ditetapkan sebagai cagar budaya nasional dan destinasi wisata sejarah.
Kapolda menegaskan, ziarah ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada leluhur, tetapi juga komitmen Polri dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat.
“Warisan budaya adalah kekuatan yang menyatukan, dan kami di kepolisian turut bertanggung jawab menjaganya,” tegasnya.
Selain berziarah, Kapolda juga meninjau situasi kamtibmas dan memberikan arahan kepada personel Polsek setempat guna memastikan stabilitas keamanan wilayah.
Pengungkapan silsilah keluarga Kapolda ini menambah dimensi menarik dalam kunjungan tersebut, menyatukan antara sejarah kerajaan dan penegakan hukum dalam satu narasi yang memperkaya kehidupan budaya dan keamanan di Sulawesi Barat. (Sdm)


