Polewali Mandar, toBagoes Sulbar,– Prajurit Yonif TP 917/KMM bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di area perkebunan Gunung Sembayu, Desa Beroangin, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sabtu (29/8/2026).
Kebakaran diketahui sekitar pukul 17.56 WITA. Mendapat informasi tersebut, personel Yonif TP 917/KMM segera mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan di lokasi.
Mobil Damkar Yonif TP 917/KMM tiba sekitar pukul 18.25 WITA dan langsung melaksanakan pemadaman. Upaya penanganan kemudian diperkuat Mobil Damkar Polewali yang tiba sekitar pukul 18.50 WITA.
Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan personel Yonif TP 917/KMM, Damkar, Bhabinkamtibmas, Koramil, Babinsa, BPBD, serta masyarakat setempat.
Berdasarkan pendataan awal, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare. Area tersebut merupakan perkebunan milik warga bernama Suppe yang ditanami cokelat dan jagung.
Sebanyak puluhan personel gabungan diterjunkan dalam penanganan tersebut. Selain unsur TNI dan Damkar, masyarakat turut berperan aktif membantu proses pemadaman guna mencegah api meluas ke area perkebunan lainnya.
Dengan dukungan satu unit mobil Damkar Yonif TP 917/KMM, satu unit mobil Damkar Polewali dan satu unit mobil tangki air BPBD, proses pemadaman berlangsung hingga pukul 21.15 WITA.
Api akhirnya berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi dinyatakan aman serta terkendali. Personel selanjutnya melakukan pemantauan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Komandan Yonif TP 917/KMM mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat memicu cepatnya penyebaran api.
“Masyarakat kami imbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar,” tegasnya.
Yonif TP 917/KMM juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, BPBD, Damkar dan masyarakat dalam mencegah serta menangani Karhutla di wilayah Polewali Mandar.
Redaksi: Sadiman

