Demo Bergelombang di Polda Sultra, Massa Tagih Pencopotan Kapolres Muna dan Pemeriksaan Dugaan Gratifikasi

Kendari, toBagoes Sulbar – Gelombang demonstrasi di depan Markas Polda Sulawesi Tenggara dipastikan berlanjut. Massa aksi menegaskan akan kembali turun ke jalan mulai hari ini Selasa (30/6/2026) hingga pekan depan sebagai bentuk tekanan kepada aparat penegak hukum agar segera menindaklanjuti tuntutan mereka.

Dalam aksi tersebut, massa mendesak agar Kapolres Muna dicopot dari jabatannya dan meminta dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan pemberian fasilitas berupa gedung dan kendaraan dinas oleh Pemerintah Kabupaten Muna kepada Kapolres Muna.

BACA JUGA  Irwasda Polda Sulbar Kunjungi Purnawirawan dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-79

Koordinator aksi, “Apak Sultra” mengatakan pemberian fasilitas tersebut harus diusut secara transparan, mengingat kondisi keuangan Kabupaten Muna yang dinilai sedang mengalami berbagai keterbatasan. Menurutnya, penggunaan anggaran daerah untuk memberikan fasilitas kepada pejabat kepolisian Lembaga Vertikal perlu dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Kami mendesak Kapolda Sulawesi Tenggara agar segera mencopot Kapolres Muna dari jabatannya dan memerintahkan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap dugaan pemberian fasilitas oleh Pemerintah Kabupaten Muna. Semua pihak yang terlibat harus dimintai keterangan secara profesional dan terbuka,” tegas Laode Sabara.
BACA JUGA  Unit Lantas Polsek Wonomulyo Tangani Lakalantas Antara Mobil dengan Motor di Desa Baru

Ia menilai dugaan pemberian fasilitas tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepentingan yang dapat memengaruhi independensi aparat penegak hukum dalam menangani berbagai laporan masyarakat di Kabupaten Muna. Karena itu, massa meminta agar pemeriksaan tidak hanya menyasar pihak kepolisian, tetapi juga menelusuri proses penganggaran, dasar hukum, mekanisme pemberian fasilitas, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan.

Menurut Laode Sabara, dalam dialog antara perwakilan massa aksi dengan pejabat Polda Sulawesi Tenggara pada Senin (29/6/2026) malam, pihak Irwasda dan Ditreskrimsus Polda Sultra menyampaikan bahwa mereka akan turun ke Kabupaten Muna pada hari ini untuk menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan massa.

“Semalam kami mendapat jawaban langsung dari pihak Polda bahwa Irwasda bersama Ditreskrimsus akan turun ke Kabupaten Muna hari ini untuk memproses dan menindaklanjuti tuntutan yang kami sampaikan. Kami tentu mengapresiasi respons tersebut, namun kami tetap akan mengawal prosesnya agar benar-benar berjalan secara profesional, transparan, dan tidak berhenti pada janji semata,” ujar Laode Sabara.

BACA JUGA  Berkas Kasus Oli Palsu Polman Siap Dilimpahkan, Jaringan Jakarta Tetap Diburu

Meski demikian, massa aksi menegaskan demonstrasi akan tetap berlanjut hingga malam ini sampai terdapat langkah konkret dari aparat penegak hukum, termasuk pemeriksaan terhadap dugaan pemberian fasilitas tersebut serta evaluasi terhadap jabatan Kapolres Muna.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai ada tindakan nyata. Ini bukan untuk menyerang individu, tetapi demi menjaga integritas institusi kepolisian, mendorong transparansi penggunaan anggaran daerah, dan memastikan penegakan hukum tetap independen,” tegas Laode Sabara.

Massa aksi berharap langkah yang disampaikan oleh Irwasda dan Ditreskrimsus benar-benar diwujudkan melalui pemeriksaan yang objektif, menyeluruh, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Sumber Berita: Tim
Editor: Sadiman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news