Densus 88 Gandeng STAIN Majene dan Pemprov Sulbar, Perkuat Kampus Lawan Radikalisme

Majene – Upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme dan intoleransi terus diperkuat melalui kolaborasi antara unsur Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum.

Kegiatan Dialog Kebangsaan bertema Merajut Kembali benang kebangsaan, memetik hikmah, menjaga harmoni dari arus perpecahan diikuti oleh 300 Audiens digelar di Aula LT. 5, Gedung TPD STAIN Majene, Sulawesi Barat Kamis (7/5/2026)

Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Satgaswil Densus 88 AT Polri Sulawesi Barat dengan STAIN Majene menggandeng Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

BACA JUGA  Laporan Masuk 110, Pamapta Polres Pasangkayu Gerak Cepat Amankan TKP Kecelakaan

Dalam kegiatan tersebut, AKBP Soffan Ansyari, S.H.PS Kasatgaswil Sulawesi Barat Menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan ideologi kebangsaan serta mencegah berkembangnya paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme di kalangan generasi muda.”

Kasubdit Kontra Radikal Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri diwakili oleh Kompol Ridjoko Suseno memaparkan dinamika perkembangan paham radikalisme serta pentingnya langkah pencegahan sejak dini, khususnya di lingkungan birokrasi dan ruang digital.

Dr. Junda Maulana, M.Si., selaku Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat, mengucapkan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi positif antara pemerintah daerah, aparat, dan institusi pendidikan dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan serta pencegahan paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme.”

BACA JUGA  Wamenpar RI Apresiasi Budaya Sandeq, Kapolda Sulbar Tegaskan Dukungan Penuh

Sementara itu, Rida Hesti Ratnasari (Pengamat Terorisme) menyampaikan materi mengenai “Peran Kampus sebagai Garda Terdepan dalam Pencegahan Paham Radikalisme di Lingkungan Pendidikan Menjaga Harmoni dari Arus Perpecahan”.

Dalam kegiatan tersebut juga, Prof Dr Muliadi, S.Ag., M.Sos.I sebagai Guru Besar STAIN Majene memaparkan Moderasi Beragama serta pentingnya langkah pencegahan sejak dini, khususnya di lingkungan birokrasi dan ruang digital.

BACA JUGA  Polsek Wonomulyo Polres Polman Laksanakan Patroli Malam, Cegah Gangguan Kamtibmas dan Aksi Premanisme

Kegiatan yang diikuti Kalangan Akademisi, Unsur pemerintahan, para tokoh dan mahasiswa di wilayah Kabupaten Majene juga diisi dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber.

Melalui kegiatan ini diharapkan Kampus dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai kebangsaan serta memperkuat ketahanan masyarakat dari pengaruh radikalisme dan intoleransi.

Sumber Berita: Humas Polres Majene
Editor: Sadiman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news