Makassar – Kondisi kesehatan Fakhrul Aziban Muhammad (6), warga Jalan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, kian memprihatinkan. Bocah tersebut saat ini harus menjalani prosedur medis khusus akibat penyumbatan pada saluran pembuangan air besar.
Berdasarkan keterangan keluarga, Fakhrul tidak lagi dapat buang air besar secara normal. Untuk mempertahankan kondisi tubuhnya, tim medis terpaksa melakukan tindakan dengan membuat lubang pada bagian perut dan memasang selang sebagai jalur pembuangan kotoran.
Prosedur tersebut merupakan langkah darurat medis yang umumnya dilakukan pada pasien dengan gangguan pencernaan berat, dan membutuhkan penanganan lanjutan serta perawatan intensif dalam jangka waktu tertentu.
Keluarga mengungkapkan bahwa kondisi ini sangat berat, baik secara fisik bagi anak maupun secara ekonomi bagi keluarga. Biaya pengobatan, perawatan, serta kebutuhan medis lainnya menjadi beban yang tidak ringan.
“Kami sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah dan pihak terkait agar anak kami bisa mendapatkan penanganan yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujar pihak keluarga dengan harap.
Hingga saat ini, keluarga masih menantikan dukungan nyata, baik dalam bentuk bantuan medis maupun pembiayaan, agar Fakhrul dapat memperoleh kesempatan untuk sembuh dan menjalani kehidupan yang lebih normal.
Kasus ini kembali menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan penanganan medis khusus dan berkelanjutan.
Sumber Berita: Arifin
Editor: Sadiman


