spot_img

Kolaborasi DLH Mamasa–TP PKK, Sampah Plastik Jadi Fokus

MamasaDinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mamasa berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Mamasa menggelar Sosialisasi Program Diet Sampah Plastik di Kantor Desa Tamalantik, Kecamatan Tandukkalua, Jumat (16/1/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan melalui Sekretaris DLH Mamasa dan dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa Ny. Adel Palulun, Sekretaris TP PKK Mamasa Sherlyn Saraswati, Kepala Desa Tamalantik, anggota Pokja IV, serta sejumlah peserta dari masyarakat setempat.

BACA JUGA  Kapolda Sulbar & Pengadilan Tinggi Satukan Langkah Lawan Narkoba!
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa Ny. Adel Palulun menegaskan bahwa sampah plastik memiliki dampak serius terhadap lingkungan apabila tidak dibatasi penggunaannya sejak dari tingkat rumah tangga.

“Penggunaan sampah plastik sangat penting untuk dibatasi karena berdampak besar terhadap lingkungan. Melalui kerja sama dengan DLH, kami mensosialisasikan gerakan Diet Sampah Plastik agar kesadaran masyarakat semakin meningkat,” ujar Adel Palulun.

Ia berharap program Diet Sampah Plastik mampu menekan penggunaan plastik sekali pakai, khususnya dalam aktivitas rumah tangga sehari-hari, sekaligus mendorong perubahan pola hidup yang lebih ramah lingkungan.

BACA JUGA  Bhabinkamtibmas Sulewatang Dampingi DLHK Polman Cek Legalitas Galian C

Dalam kesempatan tersebut, Adel Palulun juga menginstruksikan kepada para kepala desa dan pengurus TP PKK desa untuk mengaktifkan kembali Dharma Wanita, agar dapat bersinergi dengan program-program PKK di tingkat desa.

Selain kegiatan sosialisasi, Ketua TP PKK Mamasa bersama Bupati Mamasa Welem Sambolangi turut melakukan kunjungan ke pabrik pembuatan tempe dan tahu di Desa Tamalantik. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan kasih berupa penyerahan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Sibanawa, serta melayat ke rumah duka salah satu warga di desa tersebut sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah daerah.

Sumber Berita: Riki

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news