Mamasa, toBagoes Sulbar – Bupati Mamasa Welem Sambolangi secara resmi membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ke-IV Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Mamasa, yang digelar pada Sabtu, 20 Desember 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Welem Sambolangi mengapresiasi peran KADIN Mamasa dalam mendorong pertumbuhan UMKM, sektor pariwisata, dan iklim investasi di daerah. Ia menegaskan bahwa dunia usaha merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi lokal.
Muskab IV KADIN Mamasa mengusung tema “Membangun Dunia Usaha yang Berdaya Saing Global untuk Indonesia Emas 2045”, sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Mamasa, Anggota DPRD Mamasa Resky Masran, Ketua KADIN Sulawesi Barat H. M. Taslim Tammau, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Karateker KADIN Mamasa Yakub Tato’, pimpinan BUMN dan BUMD, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, insan pers, serta para pelaku usaha.
Bupati Welem menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mamasa untuk membuka ruang investasi seluas-luasnya, kecuali sektor pertambangan. Ia mendorong para pengusaha menghadirkan inovasi dan ide segar demi menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami membutuhkan kolaborasi dunia usaha untuk menjawab tantangan ekonomi global dan mempercepat pembangunan daerah,” ujar Welem Sambolangi.
Sementara itu, Karateker KADIN Mamasa Yakub Tato’ menyatakan siap bersinergi dengan KADIN Pusat, KADIN Provinsi Sulawesi Barat, serta Pemerintah Daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi Mamasa yang berkelanjutan.
Muskab IV KADIN Mamasa juga membahas agenda strategis, antara lain pemilihan pengurus periode 2025–2030, penyusunan roadmap pembangunan ekonomi daerah, serta perumusan rekomendasi kebijakan fiskal dan regulasi guna memperbaiki iklim investasi.
Dalam forum musyawarah tersebut, Yakub Tato’ terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KADIN Mamasa Masa Bakti 2025–2030.
Ketua Panitia Muskab, Habel, melaporkan bahwa kegiatan diikuti oleh 33 peserta aktif dari berbagai bidang usaha berbadan hukum, mulai dari koperasi, UKM, jasa konstruksi, hingga sektor usaha lainnya.
Sumber Berita: Riki
Editor: Sadiman


