Majene, toBagoes Sulbar – Pawai Kuda Hias Messawe Totamma yang menjadi tradisi masyarakat dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H sekaligus penamatan Al-Quran santri TPA Alauddin Salubulo, mendapat pengamanan ketat dari Polsek Sendana pada Sabtu (15/11/25). Kegiatan budaya dan keagamaan ini digelar di Dusun Dalubulo, Desa Tubo, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene.
Pengamanan dipimpin langsung oleh Plh. Kapolsek Sendana Ipda Akil, didampingi personel Polsek Sendana yang disebar di sepanjang rute pawai. Tradisi budaya dan keagamaan yang rutin digelar masyarakat ini diikuti sedikitnya 30 ekor kuda hias yang berkeliling melewati sejumlah titik di wilayah Desa Tubo.
Sejak pagi, petugas telah disiagakan mulai dari lokasi start, jalur pawai, hingga titik finish. Personel melakukan pengawalan kuda hias, pengaturan arus lalu lintas, serta koordinasi dengan panitia demi mencegah kepadatan warga di titik rawan kerumunan.
Ipda Akil menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan adat, budaya, dan keagamaan.
“Kami dari Polsek Sendana hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan tertib. Messawe Totamma adalah tradisi masyarakat yang memiliki nilai budaya dan syiar agama, sehingga perlu mendapat pengamanan maksimal,” ujarnya.
Masyarakat terlihat antusias menyaksikan pawai, terutama deretan kuda yang dihias dengan ornamen warna-warni, kain tradisional, hingga aksesori khas yang menjadi daya tarik bagi para peserta dan pengunjung, termasuk anak-anak santri yang baru saja menyelesaikan penamatan Al-Quran.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas. Pawai berakhir dengan tertib hingga sore hari.
Polsek Sendana memastikan akan terus mendukung kegiatan masyarakat, baik keagamaan maupun adat budaya, demi mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis di wilayah hukum Kecamatan Sendana.
Sumber Berita: Humas Polres Majene
Editor: Sadiman


