Pangkalpinang, toBagoes Sulbar – Proses hukum terhadap Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, memasuki babak krusial. Ia dijadwalkan segera menjalani persidangan sebagai terdakwa dalam kasus dugaan penipuan di Pengadilan Negeri Pangkalpinang. Perkara yang melibatkan salah satu pejabat tertinggi di Babel ini menjadi sorotan publik karena dianggap sebagai ujian nyata terhadap keberanian dan konsistensi aparat penegak hukum.
Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menyampaikan apresiasi atas langkah tegas aparat yang tetap memproses perkara Wagub Babel Hellyana tersebut hingga ke meja hijau. Menurutnya, keberlanjutan penanganan kasus ini menunjukkan bahwa hukum bisa bekerja secara profesional tanpa takut tekanan maupun intervensi politik.
“Kami mengapresiasi bahwa kasus ini terus berlanjut hingga persidangan. Ini membuktikan bahwa penegakan hukum tidak boleh tebang pilih. Aparat sudah bekerja sesuai prosedur. Kami berharap persidangan nanti berlangsung objektif dan transparan,” tegas Rahmad.
Ia menambahkan, masyarakat membutuhkan bukti nyata bahwa hukum tidak hanya tajam ke bawah, tetapi juga tegas ke atas. Persidangan terbuka akan menjadi momentum penting untuk mengungkap fakta secara gamblang di hadapan publik.
“BPI KPNPA RI akan tetap mengawal proses ini. Prinsipnya jelas: siapa pun yang diduga melakukan pelanggaran hukum harus mempertanggungjawabkannya. Kita hormati proses persidangan dan biarkan majelis hakim bekerja independen,” lanjutnya.
Rahmad juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak berspekulasi sebelum putusan final dikeluarkan. Ia menegaskan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah, terutama pada kasus yang menyangkut pejabat publik dan mendapat perhatian luas.
Dengan status Hellyana sebagai pejabat tinggi daerah, jalannya persidangan diperkirakan menarik perhatian besar. Publik kini menunggu bagaimana proses pembuktian di pengadilan akan membuka secara detail dugaan tindak penipuan yang menyeret sang Wakil Gubernur.
(*)

