spot_img

Ketum BPI KPNPA RI Rahmad Sukendar Apresiasi BNN dan Polri Bongkar Jaringan Narkoba Raksasa di Jakarta Utara

Jakarta, toBagoes Sulbar – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Rahmad Sukendar, SH, memberikan apresiasi tinggi terhadap keberhasilan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang berhasil membongkar sarang besar jaringan narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara.

Operasi besar yang digelar pada Jumat (7/11/2025) tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol. Dr. Suyudi Ario Seto, bersama 700 personel gabungan dari BNN, Polda Metro Jaya, Brimob, dan Polres Jakarta Utara. Dari hasil penggerebekan, petugas berhasil mengamankan 89 kilogram sabu, 91 gram ganja, 159 butir ekstasi, 7 pucuk senjata api, uang tunai Rp1,4 miliar, serta sejumlah barang berharga lain hasil kejahatan narkotika.

Rahmad Sukendar menyebut langkah cepat dan tegas tersebut sebagai bukti nyata keseriusan negara dalam memerangi peredaran gelap narkoba hingga ke akar-akarnya.
BACA JUGA  Ledakan Kritik: Kasus Salah Tangkap Ketua NasDem Sumut, Rahmad Sukendar Copot Kapolda & Kapolrestabes Medan

“Keberhasilan BNN dan Polri dalam operasi besar di Kampung Bahari patut diapresiasi setinggi-tingginya. Mereka telah menunjukkan dedikasi, integritas, dan keberanian luar biasa dalam menjaga masa depan bangsa. Ini bukan sekadar penggerebekan, tetapi perjuangan nyata menyelamatkan generasi bangsa dari kehancuran akibat narkoba,” ujar Rahmad Sukendar di Jakarta, Minggu (9/11).

Ia menegaskan bahwa narkoba bukan sekadar persoalan hukum, melainkan ancaman serius terhadap moral, sosial, dan ekonomi bangsa, terutama bagi Generasi Emas Indonesia 2045.

“Ketika narkoba diberantas, sejatinya kita sedang menyelamatkan masa depan anak bangsa. Satu kilogram sabu yang disita berarti ribuan generasi terselamatkan. Keberhasilan ini harus menjadi contoh nasional dalam komitmen pemberantasan narkoba secara total dan berkelanjutan,” tegasnya.

BACA JUGA  Selesaikan Masalah Dengan Problem Solving, Bhabinkamtibmas Polsek Pasangkayu Mediasi Warganya

Lebih lanjut, Rahmad Sukendar mengajak seluruh elemen masyarakat — mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, hingga organisasi pemuda — untuk bersatu dalam gerakan nasional melawan narkoba. Ia menilai, perang melawan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan penindakan hukum, tetapi harus disertai pendekatan sosial, pendidikan, dan ekonomi yang menyentuh akar persoalan di masyarakat.

“Pemberantasan narkoba harus dilakukan secara terpadu. Selain penegakan hukum, perlu edukasi sejak dini di sekolah-sekolah, peningkatan kesejahteraan di kawasan rawan narkoba, serta pemberdayaan masyarakat agar tidak terjerumus dalam bisnis haram ini,” jelasnya.

Sebagai lembaga kontrol sosial dan pengawas publik, BPI KPNPA RI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung langkah BNN dan Polri dalam memberantas jaringan narkotika. Rahmad memastikan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan penegakan hukum yang tegas, transparan, dan berkeadilan.

BACA JUGA  BPI KPNPA RI Desak KPK Bertindak Cepat, Hukum Harus Tegas

“Kami berdiri di barisan yang sama dengan aparat penegak hukum. Tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi bandar atau pengedar narkoba. Negara tidak boleh kalah. Ini perjuangan moral untuk menyelamatkan generasi bangsa dari kehancuran,” tegasnya.

Rahmad Sukendar juga mengajak seluruh rakyat Indonesia mendukung gerakan nasional “Indonesia Bersih dari Narkoba” (Bersinar) dengan aktif menjadi bagian dari pengawasan sosial di lingkungan masing-masing.

“Perang melawan narkoba adalah perang kita bersama. Setiap warga negara harus menjadi mata dan telinga bagi aparat di lingkungannya. Jika kita bersatu, tidak ada kekuatan yang bisa menghancurkan tekad bangsa ini untuk menyelamatkan generasi emas 2045 dari bahaya narkoba,” pungkasnya.

Sumber Berita: Tim Redaksi
Editor: Sadiman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news