spot_img

Lubang Mengintai Nyawa: Polsek Malunda Ingatkan Bahaya di Jalur Trans Sulawesi

Majene, toBagoes SulbarJalan Trans Sulawesi di Kecamatan Malunda kembali menelan korban. Seorang remaja berusia 15 tahun, Sariwanda Putra Ramadani, warga Lingkungan Pebusu, Kelurahan Lamungan Batu, mengalami luka serius setelah motor yang dikendarainya menabrak lubang dan terseret puluhan meter, Rabu malam (5/11/2025) sekitar pukul 22.30 Wita.

Peristiwa memilukan itu terjadi di Lingkungan Tabulang-bulang, Kelurahan Lamungan Batu, saat korban melaju dari arah Mamuju menuju Majene menggunakan Yamaha Fino warna hitam.

Menurut keterangan saksi sekaligus anggota Polsek Malunda, Bripka Armin Saleh, korban diduga kehilangan kendali akibat lubang cukup dalam di badan jalan. “Korban menabrak lubang di jalan dan terseret bersama motornya kurang lebih 40 meter dari titik awal jatuh,” ungkap Armin di lokasi kejadian.
BACA JUGA  Bhabinkamtibmas Mediasi Kasus Pencurian di Randomayang, Korban & Pelaku Saling Memaafkan

Mendapat laporan warga, personel Polsek Malunda bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Petugas langsung melakukan olah TKP, mengamankan lokasi, dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Malunda untuk mendapatkan pertolongan medis.

Akibat kecelakaan tunggal itu, Sariwanda menderita luka parah: robek terbuka di belakang telinga kanan, retak pada tengkorak bagian kanan, patah di paha dan telapak kaki kanan, serta luka robek di daun telinga. Kondisinya kini masih dalam perawatan intensif.

Kepolisian menyebut, kecelakaan disebabkan kondisi jalan rusak dan minim penerangan, yang membuat pengendara sulit mengantisipasi bahaya di malam hari. “Kami imbau seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama di jalur rawan seperti ini. Gunakan helm dan jangan memacu kendaraan di luar batas kewajaran,” tambah Bripka Armin.

BACA JUGA  Operasi Zebra Marano Polda Sulbar, Gerbang Mamuju Jadi Titik Edukasi Keselamatan Berkendara

Kanit Lantas Polsek Malunda juga menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur jalan utama di wilayah pesisir Majene, mengingat jalur Trans Sulawesi merupakan akses vital penghubung antarprovinsi.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi para pengendara, khususnya remaja, agar tidak mengabaikan keselamatan saat berkendara di malam hari. Lubang yang luput dari perhatian bukan sekadar ancaman kecil, melainkan bisa berujung fatal.

Warga sekitar berharap agar pemerintah daerah dan pihak terkait segera melakukan perbaikan jalan guna mencegah kejadian serupa terulang. “Sudah lama lubang di situ dibiarkan, padahal kendaraan lewat setiap malam,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebut namanya.

BACA JUGA  Penuh Haru, Kapolres Pasangkayu Hadiri Tahlilan 3 Hari Almarhum IPTU Usman

Dengan meningkatnya aktivitas kendaraan di jalur lintas Sulawesi, masyarakat mendesak adanya penerangan jalan umum dan pemeliharaan rutin sebagai langkah konkret menjaga keselamatan pengguna jalan.

Kasus ini juga menjadi bahan refleksi akan tanggung jawab bersama antara pengendara dan pemerintah dalam menciptakan keselamatan berlalu lintas. Sebab, satu kelalaian kecil bisa berakibat besar bagi nyawa seseorang.

Sumber Berita: Humas Polres Majene
Editor: Sadiman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news