Bekasi, toBagoes Sulbar – Upaya silaturahmi dan koordinasi antara BPI KPNPA RI Bekasi dan perwakilan Kementerian Koperasi Merah Putih Pusat dengan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang belum membuahkan hasil. Pertemuan yang dijadwalkan pada Rabu (22/10/2025) tersebut batal terlaksana karena Bupati Bekasi tidak dapat menerima audiensi.
Ketua BPI KPNPA RI Bekasi, HM Midun Putra, menyampaikan kekecewaannya karena kehadiran timnya ke Kantor Bupati Bekasi sudah direncanakan dengan baik, bahkan melibatkan pihak dari kementerian.
“Kami datang membawa perwakilan dari Kementerian Koperasi Merah Putih Pusat, yaitu Bapak Agung, untuk membahas mekanisme penyaluran program dan contoh proposal pencairan. Namun, Bupati tidak menemui kami,” ungkap HM Midun di Bekasi, Selasa (28/10/2025).
Menurutnya, informasi yang diterima dari Sekretaris Pribadi Bupati menyebutkan bahwa pertemuan tersebut akan dijadwalkan ulang melalui Sekretaris Daerah (Sekda). Namun hingga kini, jadwal pasti belum juga ditetapkan.
“Kami hanya ingin menyampaikan program strategis yang sejalan dengan visi pembangunan ekonomi daerah. Ini demi kemajuan Kabupaten Bekasi, bukan kepentingan pribadi,” tegas Midun.
Perwakilan Kementerian, Bapak Agung, menambahkan bahwa tujuan kedatangan mereka adalah memberikan arahan teknis mengenai mekanisme dan tata cara pencairan dana koperasi, termasuk penyerahan contoh proposal untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ia berharap, koordinasi dengan pemerintah daerah bisa segera terlaksana agar program yang diinisiasi kementerian dapat berjalan efektif dan tepat sasaran di Kabupaten Bekasi.
“Intinya, kami datang untuk membangun sinergi, bukan untuk kepentingan birokrasi semata. Semoga segera ada kejelasan jadwal pertemuan,” ujarnya.
BPI KPNPA RI Bekasi sendiri selama ini dikenal aktif mendorong transparansi, pemberdayaan masyarakat, serta sinergi antara pemerintah dan lembaga nonpemerintah dalam mempercepat pembangunan di daerah.
Sumber Berita: Tim Redaksi
Editor: Sadiman


