spot_img

Jembatan Penghubung ke Perkemahan Siswa SMPN 01 Ambruk, BPBD Mamasa: Ratusan Siswa Aman

Mamasa, toBagoes Sulbar – Jembatan penghubung menuju lokasi perkemahan siswa SMP Negeri 01 Mamasa hanyut  terbawa arus sungai di Dusun Lombonan, Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa, pada Kamis malam (23/10/2025).

Peristiwa itu terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Mamasa selama empat jam tanpa henti, menyebabkan debit air sungai meluap dan menghanyutkan jembatan utama menuju area perkemahan siswa.

Kepala Pelaksana BPBD Mamasa, Gusti Harmiawan, bersama tim dan Bhabinkamtibmas Desa Lambanan, langsung turun ke lokasi melakukan pemantauan dan memastikan keselamatan peserta kegiatan.

BACA JUGA  Polres Polman Gelar Patroli Skala Besar, Warga Merasa Lebih Aman

“Kejadian terjadi sekitar pukul 22.45 WITA, dan saat ini debit air sungai sudah mulai menurun. Meski jembatan menuju lokasi perkemahan siswa hanyut, kondisi seluruh peserta dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ada laporan siswa yang sakit atau terluka,” jelas Gusti di lokasi kejadian.

Ia juga mengimbau agar orang tua murid tidak panik, karena kondisi sudah terkendali, serta meminta warga di sekitar lokasi perkemahan untuk menjauh dari aliran sungai hingga situasi benar-benar aman.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 01 Mamasa, Yonas Mandadung, saat dikonfirmasi melalui HT memastikan bahwa seluruh siswa dalam keadaan baik dan telah beristirahat.

BACA JUGA  Pererat Silaturahmi, Sat Narkoba Polres Pasangkayu Weekend Bersama Keluarga Besar di Kaluku Nangka.

Di sisi lain, Marsal Ma’dika, salah satu orang tua peserta perkemahan, menyampaikan kritik terkait pemilihan lokasi kegiatan yang tidak memiliki akses komunikasi.

“Saya heran, kenapa kegiatan dilakukan di tempat yang tidak ada jaringan telepon. Saat terjadi bencana seperti ini, orang tua kesulitan berkomunikasi dengan anaknya. Ke depan, sekolah harus lebih selektif memilih lokasi yang aman dan layak,” tegas Marsal.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, akses menuju lokasi perkemahan terputus sementara hingga debit air benar-benar surut dan jembatan darurat dapat dibangun.

BACA JUGA  Bhabinkamtibmas Desa Tapua Ingatkan: Hoaks Bisa Ganggu Keamanan Desa!

Situasi terkini, berdasarkan laporan BPBD, arus sungai sudah berangsur normal dan pemantauan terus dilakukan hingga seluruh peserta perkemahan dipastikan aman.

Sumber Berita: Riki
Editor: Sadiman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news