spot_img

TMMD Kodim 1401/Majene Bangun Pagar PAUD untuk Ciptakan Lingkungan Belajar Aman dan Nyaman

Majene, toBagoes Sulbar – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-126 Kodim 1401/Majene terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. Salah satu sasaran fisik yang tengah dikerjakan yakni pembangunan pagar PAUD Miftahul Qalam di Dusun Konja Selatan, Desa Pamboborang, Kecamatan Banggae, Kamis (23/10/2025).

Pembangunan pagar sepanjang 75 meter dengan tinggi 1,5 meter ini merupakan bagian dari program TMMD yang bertujuan membantu pemerintah daerah meningkatkan kualitas infrastruktur publik, khususnya fasilitas pendidikan anak usia dini.

Komandan SSK Satgas TMMD ke-126, Kapten Inf Julius Embatau, menjelaskan bahwa keberadaan pagar sekolah ini sangat penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan anak-anak selama proses belajar mengajar berlangsung.

BACA JUGA  Pondasi Kuat, Desa Aman: TMMD Ke-126 Kodim 1401/Majene Fokus Pembuatan Talud
“Dengan dibangunnya pagar PAUD ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata, terutama untuk keselamatan anak-anak. Pagar juga berfungsi membatasi aktivitas masyarakat di sekitar sekolah sehingga proses belajar tidak terganggu,” ujarnya.

Selain faktor keamanan, kata Kapten Julius, pembangunan pagar juga menjadi wujud nyata dukungan TNI terhadap peningkatan mutu pendidikan di wilayah pedesaan.

“Sebelumnya, hewan peliharaan seperti ayam sering masuk ke halaman sekolah dan mengotori area bermain anak-anak. Dengan adanya pagar, lingkungan belajar akan lebih bersih, tertata, dan nyaman,” tambahnya.

BACA JUGA  Babinsa Kodim 1401/Majene & Warga Baruga Kompak Bersih-bersih Lingkungan

Sementara itu, Pasiter Kodim 1401/Majene, Kapten Inf Sahrir, menuturkan bahwa pembangunan pagar PAUD Miftahul Qalam hanyalah salah satu dari sejumlah kegiatan fisik yang dilaksanakan dalam TMMD ke-126.

“Selain membangun pagar PAUD, Satgas TMMD juga mengerjakan pembangunan tanggul, talud, sumur bor, drainase, bak penampungan air, serta merehab rumah tidak layak huni (RTLH),” jelasnya.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Satgas TMMD juga melaksanakan program nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya semangat gotong royong, wawasan kebangsaan, serta kesadaran bela negara.

BACA JUGA  “Manunggal Air!” Satgas TMMD Kodim 1401/Majene Bawa Harapan Baru untuk Petani Bawang

“Kami ingin kehadiran TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun karakter dan semangat kebersamaan masyarakat,” pungkas Kapten Sahrir.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat terus terjalin, sehingga pembangunan desa benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan menjadi pondasi kuat bagi lahirnya generasi emas Indonesia.

Sumber Berita: Pen Korem 142/Tatag
Editor: Sadiman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news